Wasit Sepak Bola Datangi Sekretariat PB PON

Pekanbaru (ANTARA) - Sekitar dua puluhan perwakilan wasit dan pengawas pertandingan cabang sepak bola dan futsalmen datangi Sekretariat PB PON XVII/2012 di Gedung KONI Riau Pekanbaru, Senin.

Para petugas perangkat pertandingan kedua cabang olahraga itu datang untuk mempertanyakan hak-hak mereka setelah bertugas selama beberapa hari terakhir tanpa ada kejelasan tentang hak-hak mereka.

Mereka datang ke Sekretariat PB PON 2012 itu sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung menggelar pertemuan dengan Ketua Pertandingan Cabang Sepak Bola PON 2012 Satar Taher.

"Kami mempertanyakan hak-hak kami di PON XVIII/2012 ini, selama ini belum ada kejelasan sehingga datang ke sini (PB PON)," kata Dinan, salah seorang wasit.

Pertemuan berlangsung selama satu jam dan bahasan tentang hak wasit serta penyebab belum diterimanya hak-hak wasit, IP dan perangkat pertandingan lainnya.

Sementara itu Satar Taher, penanggung jawab pertandingan sepak bola dan futsal PON 2012 menyebutkan, para perangkat pertandingan itu akan mendapat haknya selama bertugas di PON.

"Mereka akan mendapatkan haknya sama seperti kami, uang saku, baju wasit, serta lainnya. Penyelesaiannya akan dilakukan Senin petang ini," kata Satar Taher.

Ia menyebutkan sangat apresiasi dengan peran wasit yang datang sebagai wasit pengganti setelah PSSI menarik wasitnya.

"Mereka sudah bertugas dan mengeluarkan tenaga pasti akan mendapatkan haknya, namun harus menempuh proses karena menyangkut keuangan, dan pengurusannya bari Senin ini," kata Satar.

Ia menyebutkan, keberadaan mereka tugas di PON sudah tertuang dalam SK, meski nama-nama kembali didata untuk masalah keuangan.

"Ini sudah urusan PB PON dan saya tidak bisa memutuskan," kata Satar.

Ia menyebutkan perangkat pertandingan sepak bola yakni wasit dan PP berjumlah 40 orang dan wasit futsal sebanyak 17 orang.(rr)




Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.