Kontroversi-kontroversi Roy Suryo

Oleh: Marmi Panti Hidayah


Ia populer sebagai pengamat telematika. Ia kerap muncul di televisi mengungkap berbagai kasus video atau foto porno yang beredar di internet. Dialah Roy Suryo, pria yang juga memiliki gelar Kanjeng Raden Mas Tumenggung atau KRMT. 

Nama Roy Suryo pun tiba-tiba muncul sebagai kandidat kuat Menteri Pemuda dan Olahraga. Tapi sebagian masyarakat “menertawakan” Roy Suryo, terkait penunjukannya sebagai Menpora menggantikan Andi Alfian Mallarangeng yang menjadi tersangka korupsi proyek kompleks olahraga Hambalang. Bahkan tak sedikit yang mencibir, "Sepertinya Menpora asal berkumis”.

Muncul ketidakyakinan terhadap kemampuan Roy Suryo menjalankan tugas-tugas sebagai Menpora. Membangkitkan prestasi olahraga nasional, menyelesaikan konflik sepak bola sampai kasus Hambalang.

Menghadapi keraguan masyarakat, Roy tenang-tenang saja dan tertawa saat ditanya tanggapannya. Tapi ia serius ketika ditanya apakah pernah menyangka bakal disebut-sebut calon Menpora. “Saya sendiri sebenarnya merasa kompetensi saya tidak di situ (olahraga). Tetapi bukan berarti orang yang tak punya kompetensi tidak bisa belajar di situ. Saya tetap akan berjuang sebaik-baiknya, kalaupun ada kemungkinan ke sana (jadi Menpora),” katanya.

Ternyata Roy tidak buta sama sekali dengan dunia olahraga. Ia secara gamblang bisa bicara soal dualisme kompetisi sepak bola Indonesia, masalah Hambalang, bahkan soal target Indonesia di SEA Games Myanmar 2013 mendatang.

Siapa sebenarnya Roy Suryo?

Pria kelahiran 18 Juli 1968 itu adalah alumnus Universitas Gajah Mada. Pernah mengajar di Jurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia dan menjadi dosen tidak tetap di Program D-3 Komunikasi UGM. Sekarang menjadi politikus Partai Demokrat dan anggota DPR.

Nama Roy Suryo mulai dikenal publik saat membantu polisi melacak keberadaan Tommy Soeharto yang buron dalam kasus pembunuhan hakim Syaifuddin Kartasasmita dan kepemilikan senjata. Pelacakan lewat telekomunikasi cukup lama hingga terjadi pembongkaran bunker di Cendana, hingga akhirnya keberadaan Tommy terlacak juga. 

Lalu pengamat teknologi informasi, fotografi dan multimedia ini sering dipercaya menganalisis berbagai kasus video atau foto porno yang beredar di internet. Hasil analisisnya selalu meyakinkan, Roy bisa menyatakan video atau foto itu asli atau tidak asli. Sebagai contoh kasus video porno Ariel (dulu vokalis Peterpan, sekarang vokalis Band Noah).

Sebagai pengamat, sebagian orang menyebut dia 'pakar', tindak tanduk Roy Suryo sering jadi kontroversi. Yang sangat menonjol adalah adanya keraguan istilah kepakaran bagi Roy. Karena ia sering berkomentar di media tanpa tinjauan akademis. Maka, munculah situs roysuryowatch, blog “Pesan Cinta Bloogger” sebagai sarana untuk mengkritisi pernyataan Roy di media.

Pada 2007, Roy Suryo mengklaim telah menemukan lagu Indonesia Raya asli. Ia juga mengaku telah meneliti tiga versi lagu Indonesia Raya bersama Tim Air Putih. Akan tetapi belakangan pernyataannya itu diklarifikasi. Temuan tersebut bukan lagu Indonesia Raya asli tapi direkam perusahaan piringan hitam, Pasar Baru, milik To Kim Chan. Bahkan, lagu tersebut telah ditayangkan sebuah televisi lokal Surabaya dan telah diunggah ke YouTube sejak 2006.

Pernyataan-pernyataannya yang kontroversial membuat 'kepakaran' Roy semakin dipertanyakan. Setidaknya itu terjadi ketika Roy dihadirkan sebagai saksi ahli telematika di sidang Ketua FPI, Habieb Rizieq.

Juga ketika ia hadir menjadi saksi ahli kasus Marcella Zalianty serta Ananda Mikola pada 2009.

Kesaksian Roy Suryo dibantah Ruby Z Alamsyah—seorang analis forensik digital. Dalam kesaksiannya, Ruby mengaku sebagai satu-satunya orang Indonesia dan orang Indonesia pertama yang menjadi anggota International High Technology Crime Investigation Association (HTCIA). Ruby mengungkapkan, analisis Roy tidak valid dan tidak berkualitas sebagai barang bukti.

Roy juga pernah menghebohkan media saat ia diusir dari pesawat. Anggota Komisi I DPR ini dituduh menduduki kursi orang lain dan sempat bersitegang dengan penumpang lainnya. Roy berdalih itu murni kesalahan pihak maskapai yang memberikan nomor ganda pada penumpang.

Setelah ini kontroversi apa lagi yang akan dibuat oleh pria berkumis itu?



BACA JUGA:


Apa Hasil Pekerjaan Kemenpora?

Mengapa Basket Indonesia Tertinggal?

Rencana Besar PB PBSI Membangkitkan Bulutangkis Indonesia

Tips Berolahraga yang Benar

Jika Kemaluan Terkena Bola dengan Keras

Manfaat Seks Sebelum Berolahraga

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.