SPESIAL: Tiga Pemain Real Madrid Yang Harus Diwaspadai


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Babak 16 besar Liga Champions musim ini akan menghadirkan pertandingan yang menurut Jose Mourinho adalah "laga yang dinantikan dunia". Ya, laga Real Madrid versus Manchester United pada Kamis (14/2) dini hari WIB memang layak dinantikan para pecandu sepakbola di seluruh belahan bumi.

Tak hanya karena sejarah dan prestasi kedua klub kaya tersebut yang membuat duel ini begitu dinanti, tetapi juga karena duel ini menyajikan reuni salah satu superstar sepakbola saat ini: Cristiano Ronaldo. Selain itu, menarik untuk menilik persaingan antara dua pelatih top Eropa dalam diri Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho.

Meski demikian, para pemain di lapangan hijau-lah yang mampu menerjemahkan semua sejarah, prestasi, dan persaingan yang dimiliki kedua klub ini. The Red Devils tak boleh hanya memfokuskan pada CR7 dan GOAL.com Indonesia telah mencatat dua pemain Madrid lain yang layak mendapat perhatian khusus dari Sir Alex. Berikut ini adalah ketiga pemain yang bisa mengganjal United lolos ke babak berikut.

"Ronaldo akan merasa sangat emosional karena ia cinta United. Saya berharap emosi tersebut membuatnya gugup. Kami hanya perlu membuatnya merasa kembali dicintai di Manchester dan memuji penampilannya. Kami akan membunuhnya dengan cinta!" demikian yang dibeberkan bek kiri United Patrice Evra mengenai langkah-langkah untuk menghentikan seorang Cristiano Ronaldo.

Jelas, CR7 akan mendapatkan sorotan tajam dalam pertandingan ini. Sebagai eks pujaan publik Old Trafford, Ronaldo akan berhadapan dengan beberapa rekan setimnya di United dan juga dengan Sir Alex Ferguson yang dianggap sebagai figur ayah baginya. Tak ayal, ini merupakan laga yang sarat emosi bagi pemain yang baru saja berulang tahun ke-28 pada 5 Februari lalu.

Namun, ada beberapa statistik unik CR7 sejak bergabung ke Real Madrid pada 2009 silam. Ketika berkarier di United - masa yang ia sebut "masa terbaik dalam sepakbola" - ia mampu mencetak 118 gol dari 292 penampilannya. Namun, saat berseragam Los Blancos ia justru lebih banyak menorehkan gol, yakni 182 gol dari 179 caps-nya. Semakin matangnya usia Ronaldo mungkin menjadi alasan terlogis.

Khusus di Liga Champions, selama berkarier di Real Madrid, Ronaldo telah mencetak 29 gol dari 34 kali penampilannya. Ia juga menjadi top skor sementara Liga Champions musim ini bersama Burak Yılmaz (Galatasaray) dengan enam gol.

Artinya, Ronaldo telah menjadi predator murni dengan rataan 1,01 gol di tiap partai bersama Madrid. Buktinya terlihat dari catatan musim lalu. Dari 32 gol yang ia cetak, tak ada satu gol pun yang ia cetak dengan solo run, hal yang jamak ia lakukan ketika bersama United - berlari meliuk-liuk menggiring bola melewati lawan sebelum menceploskan bola ke gawang.

Akankah evolusi CR7 ini akan menjadi ancaman terbesar bagi Nemanja Vidic dkk? Atau justru Ronaldo termakan romantisme dari eks klubnya itu?


CR7 tentu sangat dimanjakan oleh umpan matang dari Mesut Özil. Sempat mengawali musim ini dengan kurang meyakinkan, playmaker Jerman berdarah Turki ini perlahan membuktikan dirinya sebagai salah satu aset berharga publik Santiago Bernabeu.

Özil menjadi pemain yang kerap memberikan through pass mematikan nan gemilang. Salah satu yang terkenal adalah ketika ia memberikan umpan khasnya itu kepada Ronaldo untuk mencetak gol kemenangan kontra Barcelona musim lalu di Camp Nou, yang selanjutnya membuka lebar-lebar peluang Real Madrid untuk menjuarai La Liga musim lalu.

Maka tak heran, Özil masuk dalam daftar paling atas tentang pemain Madrid yang paling diinginkan fans Barca. Itu terungkap dalam jajak pendapat yang baru-baru ini dikeluarkan Marca.

Pemain berusia 24 tahun ini baru saja terpilih sebagai pesepakbola terbaik Jerman tahun 2012 versi federasi sepakbola Jerman (DFB) pada Januari lalu. Ini merupakan titel keduanya secara berturut-turut.

Playmaker kreatif ini memiliki catatan bagus di Liga Champions musim ini. Meski hanya bermain sebanyak empat pertandingan, ia telah menorehkan tiga assist dan satu gol. Artinya, hampir di tiap pertandingan ia mampu mengkreasikan satu gol.

Bersama Özil, Angel Di Maria, Ronaldo, dan Karim Benzema atau Gonzalo Higuain, El Real memiliki kekuatan lini depan yang harus diwaspadai oleh Manchester United


Rumor percekcokkannya dengan Jose Mourinho ternyata tidak mempengaruhi Sergio Ramos untuk terus bersikap profesional di musim ini. Di La Liga musim ini, ia rata-rata telah melakukan delapan kali defensive action (halauan, blok, dan intersep) per pertandingan. Jumlah ini yang paling baik di antara bek-bek Real Madrid lainnya.

Ramos juga memiliki statistik duel one on one yang baik di musim ini. Setiap kali berduel menghadapi seorang pemain lawan, 63 persen akan dimenangi oleh Ramos. Dalam duel udara, bahkan rataannya lebih tinggi, yakni mencapai 70 persen. Begitu juga dengan aksi tekel dan intersepnya yang memiliki rataan tinggi.

Sejak bertransformasi menjadi bek tengah, Ramos menunjukkan dirinya sebagai salah satu palang pintu terbaik di dunia. Produk akademi Sevilla ini mampu meninggalkan posnya sebagai bek kanan, beralih menjadi central back, dan langsung meraih prestasi: juara La Liga musim lalu dan membawa Spanyol meraih Euro 2012.

Jose Mourinho dan Vicente Del Bosque mampu memfasilitasi perubahan posisi pemain berusia 26 tahun ini secara sempurna. Jangan lupakan, ia merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di Liga Champions di bawah Iker Casillas. Total ia telah 58 kali membela El Real di kompetisi elit Eropa itu.

Ia pun mengaku sangat siap dengan laga besar versus Manchester United ini dan ia sudah sesumbar akan 'menikmati'  tantangan dari dua penyerang tertajam Setan Merah, yakni Robin van Persie dan Wayne Rooney.

“Van Persie sedang berada dalam performa yang sangat bagus. Kami belum pernah melihat dia sebagus ini selama beberapa tahun. Dia cepat, menendang bola dengan baik, dan konsisten menjadi ancaman. Ronney berbeda. Dia pekerja keras, petarung, dan menikmati adu fisik. Jujur saja, saya lebih memilih itu. Saya menyukai seorang bek yang bertarung dengan striker. Itu tantangan.” ujar Ramos seperti dilansir Guardian.

 

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook