Lima Klub Legendaris Indonesia

Oleh: Iwan S

Tidak cuma di Eropa, Indonesia juga memiliki klub-klub sepak bola yang legendaris. Mereka dipuja karena prestasi, pernah dibela pemain-pemain bintang atau sebab tanah kelahiran.

Satu di antaranya adalah Persija Jakarta. Menurut Yon Moeis, pemimpin redaksi majalah 90Menit,  Persija memang salah satu klub legendaris selain Persebaya Surabaya, Persib Bandung, PSMS Medan dan PSM Makassar.

“Persija pernah luar biasa pada zaman Iswadi Idris dan Anjas Asmara, tapi perlahan nama besar itu terkubur setelah Stadion Menteng yang merupakan markas mereka digusur Pemda DKI pimpinan Bang Yos (Sutiyoso) pada 2006,” ujar mantan Redaktur Tempo itu.

Menurut wartawan senior ini, Stadion Menteng itulah yang secara tidak langsung telah mengubur nama besar Persija. “Kendati sekarang sekarang ada Bambang Pamungkas, tapi situasinya sudah tidak bisa disamakan seperti dulu. Situasilah yang membedakan prestasi mereka,” katanya.

Terkait dengan klub lain, Yon menyoroti Persib Bandung. Di matanya, 'Persib adalah raksasa era Perserikatan.'

Berikut ini informasi tentang klub-klub legendaris di Indonesia:


1. Persebaya Surabaya

Julukan: Bajul Ijo
Berdiri: 18 Juni 1927
Stadion: Gelora Bung Tomo

Prestasi:

- Juara Liga Indonesia: 1997 dan 2004
- Juara Perserikatan: 1950, 1951, 1952, 1978, 1988

Pemain Bintang dari berbagai generasi:

Abdul Kadir, Rusdy Bahalwan, Rudy Keltjes, Didiek Nurhadi, Soebodro, Riono Asnan, Yusuf Ekodono, Syamsul Arifin, Subangkit, Mustaqim, Eri Irianto, Bejo Sugiantoro, Anang Ma'ruf, Hendro Kartiko, Uston Nawawi, Chairil Anwar, Mursyid Effendi, Andik Vermansyah.

2. Persija Jakarta

Julukan: Macan Kemayoran
Berdiri: 28 November 1928
Stadion: Tidak Ada

Prestasi:

- Juara Perserikatan, sebagai VIJ (Voetballbond Indonesische Jacatra): 1931, 1933, 1934, 1938
- Juara Perserikatan: 1964, 1973, 1975, 1977, 1979
- Juara Liga Indonesia: 2001
- Juara Piala Sultan Brunei Darussalam: 2000

Pemain Bintang dari berbagai generasi:

Thio Him Tjiang, Surya Lesmana, Ronny Pattinasarany, Sinyo Aliandoe, Sucipto Soentoro, Iswadi Idris, Risdianto, Junaidi Abdilah, Sofyan Hadi, Anjas Asmara, Oyong Liza, Suaeb Rizal, Adito Darmadi, Bambang Pamungkas

3. Persib Bandung

Julukan: Maung Bandung
Berdiri: 14 maret 1933
Stadion: Si Jalak Harupat

Prestasi:

- Juara Perserikatan: 1937, 1961, 1986, 1990, 1994
- Juara Divisi Utama: 1994-1995

Pemain Bintang dari berbagai generasi:

R. Soetjipto Soentoro, Adeng Hudaya, Sobur, Muhammad Syahid, Emen Suwarman, Wowo Sunaryo, Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Dede Iskandar, Djajang Nurjaman, Max Timisela, Heri Kiswanto, Dadang Kurnia, Ajat Sudrajat, Robby Darwis, Sutiono Lamso, Yusuf Bachtiar, Anwar Sanusi, Budiman Yunus, Yadi Mulyadi, Kekey Zakaria, Nur'alim, Yaris Riyadi, Yudi Guntara.

4. PSM Makassar

Julukan: Pasukan Ramang, Ayam Jantan dari Timur, Juku Eja
Berdiri: 2 November 1915
Stadion: Gelora Andi Mattalatta

Prestasi:

- Juara Perserikatan: 1957, 1959, 1965, 1966
- Juara Liga Indonesia: 1994/1995, 1995/1996, 2008

Pemain Bintang dari berbagai generasi:

Andi Ramang, Nursalam, Suardi Arlan, Muhammad Jaya, Abdi Tunggal, Yopie Lumendong, Jhony Kambang, Iriantosyah Kasim, Tony Ho, Karman Kamaluddin, Yeyen Tumena, Zulkarnaen Lubis, Yusuf Ekodono, Syamsul Chairuddin, Andi Oddang, Rahmat Latif, Djayusman Triasdi, Ponaryo Astaman, Charis Yulianto, Ortizan Salosa,  Kurniawan Dwi Yulianto, Hamka Hamzah, Bima Sakti, Satrio Syam, Rahmat

5. PSMS Medan

Julukan: Ayam Kinantan
Berdiri:  21 April 1950
Stadion: Stadion Teladan

Prestasi:

- Juara Perserikatan: 1967, 1971, 1975 (juara bersama), 1983, 1985 

Pemain Bintang dari berbagai generasi:

Nobon, Ronny Paslah, Suharno, Yuswardi, Zulkarnain Lubis, Ricky Yacob, Sahari Gultom.



BACA JUGA:


Hebat Siapa, Messi atau Ronaldo?

Klub Italia yang Paling Hemat

Tips untuk Menjadi Atlet Triathlon

30 Perempuan yang Pernah Mesra dengan CR7

Pemain Muda Termahal

10 Atlet Terkuat Dunia

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.