Servis Mematikan, Senjata Baru Novak Djokovic

TRIBUNNEWS.COM – Petenis peringkat satu dunia, Novak Djokovic, merasa pukulan dan serangan-serangannya di lapangan tenis semakin tajam sehingga ia makin mantap untuk mencetak hatrick juara Australia Terbuka secara beruntun. Petenis asal Serbia itu lolos ke babak kedua, Senin (14/1/2013).

Permainan Djokovic makin mengesankan dari waktu ke waktu. Djokovic menang mudah atas petenis Prancis, Paul-Henri Mathieu dengan skor 6-2, 6-4, dan 7-5 di Rod Laver Arena. "Ada beberapa penyesuaian yang saya butuhkan untuk membuat permainan saya jadi lebih tajam di lapangan," kata Djokovic dikutip Tribunnews.com dari Herald Sun.

Ia menginginkan permainannya semakin berkembang lagi. "Tapi sekarang ini saya berharap lebih baik, di pertandingan pertama, saya merasa belum bisa tampil 100 persen," katanya.

Ia mengatakan masih akan terus berusaha menampilkan permainan yang lebih baik dari permainan yang sudah dimainkan. "Harapannya, saya bisa melanjutkan semua ini dengan ritme yang sama," kata Djokovic.

Yang menarik perhatian penonton di pertandingan pertama Djokovic di antaranya adalah servis keras Djokovic. Dia berhasil melepaskan servis tajam dan kencang yang menjadi modal awal untuk menang mudah di babak pertama. Dia mencetak sembilan kali as (servis mematikan). Penampilannya nyaris sempurna, dia hanya dua kali mencetak double fault dan tak ada servis yang gagal (service breaks). Beberapa hal ini menjadi kekuatan Djokovic untuk merasakan kemenangan.

"Ini menjadi performa yang bagus untuk pertandingan babak pertama. Saya merasa bisa mengendalikan pertandingan di dua set pembuka. Kemudian saya bisa main dengan lebih baik, memukul bola dengaan kencang dari kedua sisi baseline," katanya. Sampai akhir pertandingan, kata Djokovic, dia bisa melepaskan pukulan kencang, meraih poin-poin penting, dan bisa menang straight set.

Sebelumnya, Djokovic yang sudah merasakan tiga kali jadi juara Australia Terbuka, bertekad untuk menjadi petenis pertama dalam sejarah di era Open yang bisa menjadi juara di Australia Terbuka tiga tahun berturut-turut.

Sepanjang 107 penyelenggaraan turnamen Australia Terbuka, baru ada dua orang yaitu petenis Australia, Jack Crawford dan Roy Emerson yang bisa menjadi juara tiga tahun berturut-turut. Jack Crawford juara 1931-1933, sedangkan Roy Emerson juara 1963-1967.

"Beberapa pencapaian, khususnya prestasi yang bersejarah akan menjadi hal yang sangat berarti bagi saya. Saya suka olahraga tenis ini, olahraga ini sudah menjadi bagian dalam hidup saya sejak saya berusia empat tahun," kata Djokovic.

Selanjutnya, Djokovic akan berhadapan dengan petenis AS, Ryan Harrison di babak kedua yang akan digelar Rabu esok. Petenis unggulan lima, Tomas Berdych juga berhasil menang mudah saat melewati pertandingan pertamanya. Ia mengalahkan Michael Rusell 6-3, 7-5 dan 6-3. Petenis Republik Ceko ini selanjutnya ditantang Guillaume Rufin. (Tribunnews/mba)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook