Sekjen PSSI Dimakzulkan

BOLA.NET - Berakhir sudah tugas Halim Mahfudz sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Posisi Halim, resmi digantikan Deputi Sekjen Bidang Organisasi, Hadiyandra.

Pengumuman tersebut, disampaikan Hadriyandra, usai menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di kantor, PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2) siang.

Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum PSSI Djojar Arifin Husin, La Nyalla Mahmud Mattalitti, Roberto Rouw, Tonny Aprilani dan Erwin Dwi Budiawan. Sedangkan Exco yang tidak hadir yakni Widodo Santoso, Mawardi Nurdin, Sihar Sitorus, Bob Hippy, Tuty Dau dan Farid Rahman.

"Bahkan, Halim sudah tidak boleh melalui pintu utama PSSI. Sebab, dia bukan lagi pegawai di sini. Semua, file-file yang di ruangannya, sedang dirapikan. Sebab, kini saya yang menjabat sebagai penggantinya," ujar Hadiyandra.

Ditambahkan Hadiyandra, Surat Keterangan (SK) pemakzulan Halim dari jabatannya, sedang dibereskan. Dikatakannya lagi, setelah itu, SK akan ditindak lanjuti kepada Menpora, KONI, KOI, FIFA dan AFC.

"Exco yang hadir sudah sepakat. Hal ini sudah memenuhi aturan sekalipun ada Exco yang tidak hadir," tukasnya.

Peran Hadiyandra sebagai Sekjen, sebenarnya bukan baru kali ini saja. Sebab, Hadiyandra pernah mengisi posisi lowong Sekjen PSSI usai ditinggalkan Tri Goestoro.

Namun, Hadiyandra hanya sebatas Pelaksana Tugas (Plt) berdasarkan SK nomor 120/12012/5 September 2012, yang dikeluarkan usai rapat Exco, Rabu (5/9).

Ke depannya, Hadiyandra memiliki beberapa tugas penting. Di antaranya, menjalankan fungsi Sekjen, yakni secara administratif. Lalu, melakukan percepatan pergerakan pekerjaan dan menyesuaikan arus perubahan.

Sementara itu, Hadiyandra mengaku siap dalam mengemban tugas Sekjen. "Sekjen itu harus memiliki visi organisasi yang bagus. Memiliki kemampuan mengorganisir dan manajerial. Selain itu, saya juga akan mendorong rapat Exco agar mendapatkan solusi bagi kemajuan sepak bola nasional," tegasnya. (esa/dzi)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook