Samsul Arif Tunggu Surat Resmi PSSI Bela Timnas

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Pesepakbola Indonesia, Samsul Arif Munip mengaku, ingin memperkuat Timnas Indonesia, namun belum jelasnya pemanggilan pemain yang dilakukan oleh PSSI membuat dia harus bersabar menunggu.

Pemain yang saat ini membela salah satu klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persela Lamongan itu direkomendasikan oleh pelatih timnas Nil Maizar untuk mengikuti pemusatan latihan timnas yang dipersiapkan berlaga di Babak Kualifikasi Piala Asia 2015.

Selain mantan pemain Persibo Bojonegoro itu, tercatat pelatih Nil Maizar merekomendasikan sekitar 11 pemain yang berposisi sebagai penyerang.

Para pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut di antaranya, Boaz Solossa, Irfan Bachdim, Rachmat Syamsuddin Leo, Bambang Pamungkas, Tantan, Greg Nwokolo, Patrich Wanggai, Ian Kabes, Ferinando Pahabol, Agung Supriyanto, dan Lukas Mandowen

"Belum ada pemanggilan resmi dari PSSI. Sebagai pemain saya berkeinginan untuk membela timnas," tuturnya saat dihubungi, Senin (24/12/2012).

Pria 27 tahun itu sebelumnya terdaftar membela Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF 2012. Ketika itu dia masih membela klub Persibo Bojonegoro yang berlaga di kompetisi Indonesia Premier League (IPL).

Pada bursa transfer menjelang bergulirnya kompetisi 2012-2013 dia memutuskan untuk pindah ke klub Persela Lamongan yang berlaga di kompetisi ISL.

"Apabila sudah ada pemanggilan resmi kepada saya untuk memperkuat timnas maka saya akan berkoordinasi dengan klub. Tetapi sejauh ini belum ada pemberitauan dari klub soal pemanggilan ini," katanya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook