Roy Suryo: Timnas Kita Kalah Terhormat, Tapi Masa Mau Kalah Terus?

TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, akan memfasilitasi para pemain terbaik yang bermain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL), bisa memperkuat tim nasional Indonesia.

Roy Suryo mengaku sudah bertemu dengan PSSI dan KPSI, serta 18 klub peserta kompetisi ISL, membahas pembentukan tim nasional. “Kemarin kan sudah diadakan pertemuan dengan klub ISL, dan saya mendapatkan komitmen dari mereka mau melepas pemain-pemainnya ke timnas dengan syarat tidak dipegang oleh PSSI Djohar,” ujar Roy saat dihubungi TRIBUNnews.com, Kamis (7/2/2013).

Timnas Indonesia sendiri belum memperlihatkan pencapaian bagus di beberapa pertandingan terakhir mereka. Di laga pertama Grup C Pra-Piala Asia 2015, tim asuhan pelatih Nilmaizar itu kalah 0-1 dari timnas Irak, di pertandingan yang dilangsungkan di Al-Rashid Stadium, Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (6/2/2013) malam.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua anggota tim, staf pelatih dan pemain. Mereka adalah putra-putri terbaik yang saat ini dimiliki oleh tanah air. Saya mengatakan mereka kalah terhormat malam ini. Kita memang kalah terhormat. Tapi apa iya mau kalah terus? Oleh karena itu saya akan berusaha untuk memanggil pemain-pemain terbaik,” tutur Roy Suryo.

Di pertandingan Pra-Piala Asia 2015 selanjutnya, Indonesia akan menjamu Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, (23/3/2013), “Untuk pertandingan melawan Arab Saudi pemerintah yang akan menarik pemain untuk membela timnas, bisa saja manajemennya di bawah PSSI atau manajemen bentukan pemerintah. Saya harap kedua belah pihak mempunyai tenggang rasa. Saya tidak mau memenangkan salah satu. Keduanya harus merasakan menang dan kalah,” katanya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook