Roy Suryo Minta Pemain ISL Diikutkan ke Timnas

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, memiliki dua opsi di dalam pembentukan tim nasional Indonesia yang dipersiapkan untuk berlaga di Pra Piala Asia 2015.

Pilihan pertama, jika masih dimungkinkan dan sesuai permintaan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) pada pertemuan dengan Menpora Jumat, Roy meminta pemain ISL dan IPL diikutkan ke dalam satu skuat.

“Kalau cara ini tidak biasa, saya akan mendesak Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, agar skuat yang bertanding besok bisa tampil maksimal,” ujar Roy ditemui di Wisma Menpora, Jakarta, Senin (28/1/2013) malam.

Langkah yang diambil oleh politisi Partai Demokrat itu melihat kepada masih bersikukuhnya PSSI yang menegaskan bahwa pembentukan timnas berada di bawah yurisdiksi organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin dan organisasi lain tidak bisa ikut campur.

Sementara KPSI menjelaskan bahwa organisasi pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti itu hanya mau menyerahkan pemain yang membela klub-klub peserta kompetisi ISL apabila ada suatu lembaga yang dianggap netral untuk mengelola timnas seperti Joint Committee atau Task Force. Ini dilakukan karena sepakbola Indonesia masih berada di dalam situasi konflik.

Menyikapi kondisi ini, Roy Suryo mengatakan bahwa dia tidak bisa melakukan intervensi. Roy menyerahkan semuanya kepada masyarakat Indonesia untuk menilai tindakan yang dilakukan oleh kedua organisasi itu. “Saya tidak akan mengintervensi orang-orangnya. Justru rakyat Indonesia yang akan menilainya, mampukah jika itu hanya ditangani oleh PSSI,” katanya.

Timnas Indonesia yang dipersiapkan sejak satu bulan yang lalu telah melakukan persiapan akhir jelang berlaga di Pra Piala Asia 2015. Timnas asuhan pelatih Nilmaizar itu berada di Grup C, satu grup bersama tiga negara kuat di kawasan Asia yaitu, Irak, Arab Saudi, dan China. Pertandingan pertama Indonesia akan melawan Irak di Doha, Qatar pada 6 Februari 2013.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook