Ratusan Bonekmania Dijemur Di Markas Polisi


LIPUTAN  HARI BENDOL     DARI  KEDIRI    

Polres Kediri Kota akhirnya melepaskan ke-146 suporter Persebaya Surabaya yang sempat diamankan karena diduga melakukan tindakan pengrusakan dan pengeroyokan terhadap sopir dan kernet truk. Tetapi, para Bonek itu sempat dijatuhi sanksi oleh pihak kepolisian.
 
Mereka dijemur di halaman markas Polres Kediri Kota untuk mengikuti upacara dan hormat ke bendera merah putih. Selain itu, mereka juga diminta menyanyikan lagu nasional “Padamu Negeri” serta mengucapkan ikrar sumpah untuk tidak berbuat anarkis kembali.
 
Isi dari ikrar sumpah tersebut antara lain, “Kami berjanji tidak akan berbuat anarkis di wilayah hukum Polda Jawa Timur, khususnya Kota Kediri. Kami berjanji akan membawa uang saat memberikan dukungan kepada Persebaya Surabaya yang berlaga ke luar Surabaya,”
 
Pembacaan ikrar sumpah dimpimpin oleh Hamim Gimbal, selaku drijen Bonek Surabaya. Sementara ratusan Bonek lainnya menirukan.
 
Setelah selesai menjalani hukuman, kemudian mereka diangkut menggunakan mobil Dalmas Polres Kediri Kota. Ada tiga armada mobil truk yang dipergunakan mengantar mereka sampai menuju perbatasan Kediri-Nganjuk-Jombang, tepatnya di pos polisi Mengkreng, kecamatan Purwoasri, kabupaten Kediri.
 
Kasubbag humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, pemulangan suporter Persebaya dilakukan secara estafet bekerjasama dengan polres jajaran wilayah yang dilalui. Polres Kediri Kota hanya mengantar sampai wilayah perbatasan Kediri, selanjutnya akan diangkut polres Jombang.
 
“Kepulangan suporter ini kita antar hingga perbatasan. Kita bekerjasama dengan polres jajaran lain untuk mengantar mereka secara estafet," terang mantan Waka Polsek Mojoroto Kota Kediri itu menjelaskan kepada GOAL.com Indonesia, Jumat (22/2).
 
Terpisah, Hamim Gimbal menolak dirinya dan kawan-kawan Bonek disebut sebagai pelaku pengerusakan truk dan penganiayaan sopir serta kernetnya sampai masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri. Katanya, penangkapan tersebut adalah salah sasaran.
 
“Pelakunya bukan kami. Kami kloter terakhir. Sedangkan pelakunya kloter sebelumnya yang sudah meninggalkan Kediri. Tetapi saya akui, mereka juga teman-teman kami. Kami akan membantu kepolisian untuk menemukan pelaku utamanya,” janji Hamim Gimbal.
 
Sepulang dari Kediri, imbuh Hamim Gimbal, ia dan teman-teman Bonek akan melakukan pencarian oknum bonek yang sudah berbuat kriminal. Dia akan melakukan kordinasi dengan masing-masing koordinator wilayah (korwil) bonek di Surabaya dan sekitarnya.

Hamim curiga pelaku utama adalah beberapa orang yang sengaja menyusup pada barisan Bonek. Memang, diakui Hamim, setelah tim Persebaya pecah, keberadaan bonek juga ikut pecah. Itu sebabnya, dia khawatir pelaku merupakan penyusup di antara Bonek yang ingin membuat citra Bonek buruk.

Sebelumnya, sebanyak 146 suporter Bonekmania ditangkap dari jalan Perintis Kemerdekaan, kelurahan Ngronggo, kota Kediri setelah diduga melakukan pengeroyokan dan pengerusakan terhadap sopir truk Sulaiman (33) warga dusun Sumbercangkring Rt 05 Rw 02 kecamatan Gurah kabupaten Kediri, serta kernetnya Maryudi (43) asal dusun Purworejo, desa Punjul Plosoklaten kabupaten Kediri.
 
Diduga oknum Bonek ini marah lantaran pengemudi menolak mengantarkan mereka pulang. Kemudian mereka melakukan pengerusakan terhadap truk dan mengeroyok sopir serta kernet truk tersebut. Aksi para suporter itu berakhir setelah warga sekitar ramai-ramai menghalau.
 
Ada sekitar 2 ribu suporter Bonekmania yang datang mendukung klub kesayanganya Persebaya DU bertanding melawan Perseta Tulunganggung. Dalam pertandingan lanjutan Divisi Utama PT LI tersebut, skor akhir imbang sama kuat 1-1. (gk-29)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook