PSSI Bantah Kerjasama News Corp Batal


LIPUTAN  FAHRI RAYYANA     DARI  SURABAYA    
PSSI lewat deputi sekjen kompetisi Saleh Ismail Mukadar (SIM) membatah pemberitaan yang menyebutkan kerjasama dengan News Corp batal. SIM menegaskan, kerja sama saat ini jalan terus.

"Kalau dibilang belum teken [perjanjian] memang ya. Tapi dibilang batal sama sekali tak betul," tegas Saleh di sela-sela menghadiri Musorprov PSSI Jatim di Surabaya, Minggu (27/1).

Menurut Saleh, saat ini PSSI dan News Corp terus jalin komunikasi intens. Ini terkait dengan beberapa poin teknis menyangkut kerja sama. Salah satunya proses penandatangan klub klub peserta kompetisi.

"Nanti yang tanda tangan itu klub. Mereka yang miliki kompetisi. PSSI yang menyaksikan," jelasnya.

Bahkan, Selasa besok, perwakilan News Corp akan kembali ke Indonesia untuk lakukan pembicaraan lanjutan.

"Mereka juga heran dengan pemberitaan di sini yang mengatakan batal. Selasa besok mereka akan kembali ke sini. Silakan ditanyakan langsung," ujarnya.

Saleh kembali menegaskan, kerja sama tersebut sama sekali tak menyalahi aturan. Undang-Undang No. 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional memberi ruang bagi kerjasama dengan pihak swasta seperti ini.

"Apalagi mereka datang sebagai investor. Bukan yang mengelola kompetisi. Harusnya kita bersyukur, sepakbola Indonesia menarik investor asing. Kok di sini malah ada yang nyinyir," pungkasnya. (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook