Persires Dapat Dukungan Dari Bupati Banjarnegara

BOLA.NET - Kontestan kompetisi Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) musim 2012/2013, Persires dipastikan bermarkas di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Untuk menggelar laga kandang, klub yang kini bernama Persires Banjarnegara tersebut akan menggunakan Stadion Soemitro Kolopaking.

Persires Banjarnegara akan bertanding di grup 2, bersama PSS Sleman, Persis Solo, Persibangga Purbalingga dan Persewon Wondama. Karena itu, Persires yang kini diasuh Syamsul Bachri terus melakukan seleksi pemain.

"Hasil pertemuan dengan Bupati Banjarnegara pada Senin (8/4) malam lalu, sangat positif. Beliau menyambut dengan tangan terbuka dan siap membantu keberadaan Persires di Banjarnegara," terang manajer Persires, Borgo Pane.

Rencananya, Persires Banjarnegara akan mengumumkan skuadnya kepada khalayak di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Minggu (14/4). Para pemain yang lolos seleksi, satu per satu akan naik ke panggung untuk memegang kostum sesuai nomor punggung. Sejauh ini, dilanjutkan Borgo, baru beberapa pemain yang dipastikan bergabung, yakni Choirul Anam dan Patrik dari Liberia.

"Dengan begitu, Persires Banjarnegara dapat dikenal masyarakat," sambungnya.

Kesulitan keuangan, membuat Persires harus berpindah-pindah home base. Apalagi, klub-klub yang bernaung di bawah PT LPIS kini diminta mandiri lantaran mandeknya pemberian dana subsidi.

Musim lalu, klub berjuluk Laskar Narasinga tersebut merjer dengan Bali Dewata dan bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.

"Pecinta sepak bola asal Banjarnegara kini memilki klub profesional yang tampil di Divisi Utama. Dengan begitu, peluang pemain muda Banjarnegara untuk menjadi pesepakbola profesional semakin terbuka," kata Ketua Harian Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Banjarnegara, Tri Koko Rohaiko.

"Dengan begitu, di Banjarnegara terdapat dua klub, yakni Persibara Banjarnegara yang berlaga di Divisi III dan Persires Banjarnegara di Divisi Utama," tuntasnya. (esa/dzi)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook