Persija Terbenam Di Dasar Klasemen  

TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta semakin terbenam di zona degradasi Liga Super Indonesia musim 2012/ 2013, setelah kalah di kandang sendiri dari Persiram Raja Ampat dengan skor 0-1, Sabtu, 6 April 2013. Gol tunggal kemenangan Persiram dicetak Aliazer Elthon Maran di menit ke-68.

Kekalahan atas Persiram itu adalah kekalahan ke-10 Persija musim ini dan membuat tim berjuluk Macan Kemayoran itu berada di dasar klasemen sementara dengan delapan poin dari 14 pertandingan. Adapun Persiram naik ke peringkat delapan di klasemen sementara dengan 19 poin hasil 14 pertandingan. 

Bermain di bawah guyuran hujan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Persija sebenarnya menguasai permainan dan beberapa kali mengancam gawang Persiram yang dijaga mantan penjaga gawang tim nasional, Jendri Pitoy. Misalnya di menit ke-4, ketika Ismed Sofyan nyaris membuat Persija unggul, andai tendangan bebasnya tidak membentur mistar gawang. Begitu juga sundulan penyerang Pedro Javier di menit-9 yang masih tipis di sisi gawang Persiram.

Secara keseluruhan, Persija menguasai babak pertama, meski beberapa kali Persiram sempat pula membahayakan gawang Persija yang dijaga Galih Sudaryono. Seperti pada menit ke-27, saat tendangan bebas pemain asing asal Liberia, James Koko Lomel menerpa mistar gawang Persija yang dijaga Galih Sudaryono. Di babak kedua, Persija meingkatkan serangan. Sejumlah peluang kembali tercipta. Namun akibat terburu-buru, tim asuhan Benny Dollo tetap tidak mampu mencetak gol. Rachmat Affandi cs bahkan juga tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, ketika di menit ke-62, Stevi Imbiri diusir ke luar lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua.

Diburu nafsu mencetak gol, Persija justru kena getahnya. Dua menit setelah Stevi Imbiri diusir wasit, Persija juga terpaksa bermain dengan sepuluh orang, setelah Park Kyeong-Min diganjar kartu merah karena dinilai melanggar pemain Persiram dengan keras. Kembali imbang dalam jumlah pemain, Persiram mencuri kesempatan. Di menit ke-68, melalui serangan balik cepat Elthon memaksa Galih memungut bola dari gawang, setelah memanfaatkan bola hasil tendangan Koko Lomel. Keunggulan 1-0 itu pun bertahan hingga pertandingan usai.

Laga melawan Persiram sendiri berlangsung tanpa penonton akibat Kepolisian Resor Jakarta Pusat tidak meloloskan izin keramaian pertandingan. "Polda Metro Jaya sebenarnya tidak keberatan laga dihadiri penonton. Tapi rekomendasi dari Polres Jakarta Pusat tidak mengizinkan pertandingan ini digelar dengan kehadiran suporter," kata Chairul Ichsan, Sekretaris Jenderal The Jakmania, kelompok suporter Persija di Senayan, Jakarta. Lobi ke kepolisian pun telah dilakukan Jakmani, namun tetap berbuah nihil. "Itu merugikan kami. Kami seperti terhukum karena tidak boleh hadir saat Persija main di kandang," kata Ketua Jakmania, Larico Ranggamone. ARIE FIRDAUS

 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook