Penerus Paul Si Gurita Pilih Chelsea

Baca Juga

Ribery Tak Takut Bermain di Final

Ini Dia Cara Muenchen Kalahkan Chelsea

Bayern Munchen vs Chelsea: Road to Final

TRIBUNNEWS.COM - Masih ingat Paul Si Gurita yang sempat membuat heboh karena prediksinya di Piala Dunia 2010 dan sejumlah bigmatch? Setelah Paul mati dengan tenang, kini muncul penerusnya. Dia bukan gurita, melainkan seekor llama, hewan keluarga unta yang berperawakan mirip keledai dan seluruh tubuhnya ditutupi bulu.

Namanya Nicholas. Kali ini, dia telah memprediksi bahwa Chelsea yang akan menang melawan Bayern Muenchen dalam laga final Liga Champions di Allianz Arena, Minggu (20/5) dinihari.

Di kandangnya, Nicholas yang lahir di Ashdown Forest Llama Park, dekat dengan East Grinstead, Sussex, diperhadapkan dengan bola berwarna biru dan kostum Chelsea serta bola merah dan kostum Bayern.

Awalnya dia berjalan mendekati bola merah, tetapi kemudian berbelok ke sebelahnya dan menjatuhkan bola berwarna biru yang identik dengan tim The Blues asal Inggris itu.

"Llama tidak pernah melakukan sesuatu dengan terburu-buru, dan Nicholas mengambil waktu dua menit untuk memutuskan. Dia memikirkannya, dan sempat berjalan-jalan hingga kemudian pergi menjatuhkan bola biru dengan hidung dan moncongnya," ungkap pemilik peternakan, Linda Johnson, seperti dilansir Mirror Football.

Ramalan llama berusia delapan tahun itu tak boleh diremehkan. Linda mengatakan, sebelumnya, Nicholas meramalkan kemenangan Chelsea atas Liverpool dalam laga final Piala FA lalu. Ramalan itu terbukti setelah pasukan Roberto Di Matteo menang 2-1.

Perempuan berusia 64 tahun itu percaya, Nicholas akan meramal jauh lebih baik daripada Paul Si Gurita karena karakter dan sifat alamiah seekor llama.

"Llama adalah hewan yang sangat cerdas dan pemerhati yang baik. Dia jauh lebih pintar dari gurita, dan saya yakin dia dapat melakukannya lebih baik dari Si Paul," ungkapnya.(Tribunnews.com)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook