Pelatih Persija ISL Puji Fanatisme dan Loyalitas Timnas Indonesia

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan, kunci keberhasilan Timnas Indonesia mengalahkan Singapura, 1-0, terletak pada fanatisme dan loyalitas tinggi yang dimiliki para pemain.

Di luar prediksi Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Singapura melalui gol tunggal Andik Vermansyah pada menit-menit akhir pertandingan. Pada pertandingan itu Irfan Bachdim dkk tampil luar biasa sepanjang 90 menit.

Timnas asuhan Radojko Avramovic itu tidak memperlihatkan kekuatan mereka seperti pada pertandingan melawan Malaysia dimana mereka berhasil menang 3-0. Terlihat mereka seperti tertekan hingga akhirnya membuat beberapa kesalahan sendiri. Salah satu pemain Singapura juga mendapatkan hukuman kartu merah.

“Jujur saya menonton pertandingan itu, pertandingan sangat menjemukan. Tidak terlihat Singapura bermain seperti beberapa tahun yang lalu, mereka bermain jelek pada pertandingan itu. Sementara Indonesia bermain dengan semangat tinggi untuk menunjukkan kalau mereka
bisa,”tutur pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan ditemui di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Kamis
(29/11/2012).

Timnas Indonesia memiliki satu pertandingan terakhir melawan Malaysia di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2012. Saat ini timnas asuhan pelatih Nil Maizar itu berada di peringkat pertama Grup B dengan perolehan poin empat, sedangkan tim tuan rumah Malaysia berada di
peringkat ketiga dengan poin tiga.

“Pertandingan melawan Malaysia saya tidak bisa berkomentar, karena belum pernah melihat permainan Malaysia di Piala AFF. Walaupun begitu para pemain harus tampil optimistis,” tambahnya.

Koran Futuristik dan Elegan
Baca juga:
 
 
  • Robertino Gabriel Pugliara Sudah Berlatih di Persija ISL
  • Persela Masih Berburu Bek Asia
  • Singo Edan Arema ISL Telan Persikubar 8-0
  • Persib Tak Perlu Bayar Transfer ke Tripoli SC
  • Todd Howarth Batal Gabung, Persib Sambar Naser Al Shebai
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook