Pelatih Laos, Termuda Tapi Mampu Pertama Lolos

BOLA.NET - Paling muda bukanlah alasan untuk tidak mencetak prestasi tinggi. Setidaknya itu lah yang dibuktikan oleh pelatih termuda di Piala AFF U-19 2013, Chandalaphone Liepvisay.

Ya, pelatih Laos U-19 ini masih berusia 28 tahun. Namun baru dia seorang lah yang sudah dipastikan membawa tim asuhannya menuju babak semifinal. "Saya memang paling muda, tapi untuk prestasi saya terpacu dengan para senior saya di even ini," tegas Liepvisay pada Bola.net.

Mantan center bek Timnas Laos ini menuturkan kalau sedikit banyak, cedera lah yang membuka jalannya menjadi pelatih. "Karir saya sebagai pemain berakhir tiga-empat tahun lalu. Lutut saya cedera dan harus dioperasi dua kali," kata tersebut.

Karir sebagai pemain berakhir rupanya tak mengerutkan semangatnya untuk tetap berkecimpung di dunia sepak bola. Ia kemudian menjadi asisten dari pelatih Timnas Laos di Piala AFF 2012, Kokichi Kimura. "Pelatih Jepang satu itu lah guru saya, dia mengajarkan banyak hal bagaimana menangani tim sepakbola," ungkapnya.

"Saya belum mau menargetkan apa pun di sini. Karena di kelompok umur semua tim sama levelnya. Saya ingin fokus membina pemain kami hingga masuk tim nasional," jawabnya saat ditanya targetnya di Piala AFF U-19 kali ini. (fjr/mac)

Baca Juga:

bluelinkhttp://www.bola.net/tim_nasional/lolos-laos-tak-pusingkan-calon-lawan-de0e11.html_blankLolos, Laos Tak Pusingkan Calon Lawan

bluelinkhttp://www.bola.net/tim_nasional/review-aff-u-19-bekuk-singapura-laos-pastikan-lolos-2a3689.html_blankReview AFF U-19: Bekuk Singapura, Laos Pastikan Lolos

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook