Olimpiade London, Erick Thohir dan Janji Pensiun Atlet

VISTA – Sebanyak 21 atlet Indonesia sudah berangkat untuk berjuang di Olimpiade 2012 di London, Inggris. Mereka akan bertanding melawan atlet dari seluruh dunia. Selain bulutangkis yang punya tradisi bawa pulang medali, Erick Tohir, Chief de Mission Olimpiade London berharap juga dari cabang lain.

Kepada Vista, Erick menuturkan, khusus dari tim bulutangkis dia mengharapkan tiga medali: emas, perak dan perunggu bisa dibawa pulang. Dari cabang lain, katanya, harapan ada di angkat besi untuk medali perak dan perunggu. “Tapi bukan tidak mungkin juga dapat emas. Dari cabang renang atau lainnya, saya rasa tergantung atletnya,” jelasnya.

Pria kelahiran 42 tahun silam yang doyan dengan klub olah raga ini tidak ingin muluk-muluk dalam memancang target. “Kita menargetkan sesuai tradisi, ya minimal satu medali emas. Serta medali perak dan perunggu dihitung juga namun yang paling penting emasnya,” imbuhnya.

Pemilik klub sepak bola DC United di Amerika Serikat ini tentu tidak asal memberikan target. Bersamaan dengan itu, penghargaan juga dijanjikan. Kali ini katanya selain dana juga ada asuransi bagi atlet berprestasi hingga usianya menginjak 75 tahun.

Bahkan pendiri kelompok usaha Grup Mahaka ini menyiapkan para atlet yang berprestasi bisa terjun menjadi usahawan kelak. “Memang belum saya umumkan. Kami juga sedang berusaha untuk mendapatkan support secara bisnis,” akunya.

Model yang disiapkan Erick ini, bukan berarti para atlet berprestasi kelak, memulai hidup baru dengan membangun usaha dari nol. Dia menjanjikan agar mereka akan terlibat sebagai pemilik di usaha yang sudah berjalan.

Bagaimana memilih atlet yang disesuaikan dengan usaha yang bakal digarap, kata Erick, “tergantung medalinya.” Tapi pastinya, para atlet itu tidak disiapkan untuk berbisnis sendiri, melainkan ada bapak asuh yang membantu guna menghindari potensi kegagalan.

“Supaya mereka di hari tua ada kesempatan. Sebab kalau bonus itu kan uang, minggu depan juga habis,” ungkapnya.

Kendati demikian, sebenarnya bonus yang dijanjikan tidak sedikit. Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng belum lama ini menyebutkan, untuk setiap medali emas akan diberi bonus sebesar Rp 1 miliar. Sedangkan atlet peraih medali perak mendapat bonus Rp 400 juta dan peraih perunggu mendapat Rp 200 juta per orang.

Erick menegaskan, dana bonus itu tidak terkait sama sekali dengan dunia usaha tadi. Bonus itu digunakan sendiri oleh atlet yang mendapatkan. ”Bukan untuk diposkan yang ke wirausaha tadi, ini tidak ada hubungannya. Nah paling tidak dia ada pensiun, kesehatan dan macam-macam. Paling tidak ada usaha,” lanjutnya.

Pemilik klub basket NBA Philadelphia 76ers ini tidak menggubris siapa yang punya ide awal persiapan pensiun para atlet berprestasi itu. “Saya sebagai pimpinan berusaha mencari jalan keluarnya. Bahwa atlet di masa tuanya juga harus bisa sejahtera,” jelasnya.

Menanggapi janji bonus ini, Taufik Hidayat, atlet bulu tangkis yang ikut dikirim ke Olimpiade London, enggan menanggapi. “Capeklah janji-janji. Ngapain, orang kita main buat sendiri saja. Nggak usah dengerin orang lain," cetusnya.

Bagi dia sekarang, yang penting berusaha meraih prestasi. Karena itu, urusan janji yang diumbar siapa pun, dia tidak mau menggubris.


BACA JUGA:

Pasang Surut Medali Indonesia di Olimpiade

Peristiwa Menyeramkan di Olimpiade

Kisah Boikot dan Skors Indonesia di Olimpiade

Peluang Bulutangkis Indonesia di Olimpiade

Kasus-kasus Doping di Olimpiade

Perolehan Medali

Rank Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Amerika Serikat 46 29 29 104
2 Cina 38 27 23 88
3 Inggris Raya 29 17 19 65
4 Rusia 24 26 32 82
5 Korea Selatan 13 8 7 28
6 Jerman 11 19 14 44
7 Perancis 11 11 12 34
63 Indonesia 0 1 1 2

Pilihan

Kata-kata Olympic, Olympiad, lingkaran Olympic, Faster Higher Stronger, Citius Altius Fortius dan tanda lainnya yang terkait merupakan milik dari International Olympics Committee, the London Organizing Committee of the Olympic Games and Paralympic Games, atau badan lainnya yang terkait. Situs ini tidak didukung oleh atau terafiliasi dengan badan-badan tersebut di atas.