Man City vs Real Madrid: Adu Cerdik Mancini dan Mourinho

TRIBUNNEWS.COM – Lupakan dulu cerita tentang grup maut babak penyisihan Grup D Liga Champions yang ramai dibicarakan di awal musim ini. Pasalnya dua tim terbaik yang akan lolos dari grup maut sudah hampir ketahuan setelah keempat kontestan melakoni empat pertandingan.

Borussia Dortmund dengan poin tujuh dan Real Madrid (4) punya kans paling besar untuk melaju ke fase knockout pertama. Dua kontestan lainnya, Ajax Amsterdam (4) dan Manchester City (2), tampaknya sudah berada di ambang kegagalan.

Melihat posisi City di klasemen Grup D saat ini, peluang mereka untuk melangkah ke babak 16 besar memang sangat kecil. City saat ini masih terbenam di dasar klasemen Grup D. Mereka baru mengumpulkan dua poin dari empat laga.

Karena itu, dua laga sisa wajib dimaksimalkan The Citizens untuk membuka kans lolos dari fase grup. Laga terberat jawara Liga Primer Inggris tengah pekan ini adalah menjamu Madrid di Etihad Stadium, Kamis (22/11/2012) dinihari.

Dua sosok pelatih papan atas dunia akan kembali berada satu panggung. Roberto Mancini dan Jose Mourinho. Sekilas keduanya memiliki kemiripan, sama-sama melatih klub glamor dan musim lalu sama-sama sukses menjuarai kompetisi domestik.

Semirip apapun keduanya tetap memiliki perbedaan terutama di kompetisi level tinggi Eropa. Mourinho bisa menjuarai Liga Champions sedangkan Mancini tidak. Masalah yang sedang dihadapi City saat ini bukan karena lawan mereka yang terlalu kuat, sebab City juga memiliki skuat yang hebat.

Sebuah fakta sederhana menunjukkan bahwa City sudah kalah mental sebelum pertandingan dimulai. Bahkan Mancini terlihat sudah mulai putus asa untuk membawa timnya lolos ke fase 16 besar. Itu mungkin gaya strategi Mancini yang biasanya merendah di depan lawan yang dianggapnya berat untuk kemudian tidak membebani skuadnya.

Hal serupa pernah dilakukan pelatih asal Italia itu ketika terlibat duel dahsyat dengan Manchester United untuk memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim lalu.

"Madrid salah satu tim terbaik dunia untuk mengalahkan mereka kami harus memberikan performa sempurna. Mereka memenangi Liga Champions berkali-kali. Kami butuh bekerja keras untuk sampai pada level mereka," kata Mancini dilansir dailymail.co.uk, Selasa (20/11/2012).

Sergio Aguero dkk memang wajib menunjukkan penampilan sempurna. Bila gagal dan kalah lagi dari Madrid, maka petualangan City di Liga Champions musim ini akan tamat. Artinya sama saja Mancini mengulang kisah yang sama seperti tahun lalu ketika The Citizens tak mampu melewati fase penysihan grup.

Imbas dari kegagalan diprediksi akan berpengaruh besar terhadap reputasi Mancini sebagai salah satu pelatih yang diperhitungkan. Lebih buruk lagi bila bos besar City tak percaya lagi pada Mancini dan kemudian mendepaknya dari kursi mewah.

Di sisi lain Mourinho sebenarnya belum berada pada posisi nyaman. Pelatih asal Portugal itu juga punya tantangan besar tidak hanya wajib meloloskan Madrid ke 16 besar tapi juga harus membawa juara sembilan kali Champions itu meraih trofi untuk yang ke-10 musim ini.

Itu artinya, Mou juga harus mampu memimpin timnya menampilkan performa sempurna. Madrid juga tak boleh kalah dari City jika tak ingin poinnya disamai Ajax, yang di saat bersamaan menjamu Dortmund.

Terlepas dari tuntutan tersebut, The Special One memiliki motivasi lebih untuk membawa skuatnya meraih kemenangan. Sebab ini akan jadi laga ke-100 buatnya di kompetisi Liga Champions.

Terasa sangat spesial karena Mou mencapai caps tersebut dalam status sebagai pelatih termuda. Carlo Ancelotti mencapai 100 laga Champions di usia 51 tahun, Arsene Wenger (58), Otmar Hitzfeld (58), dan Alex Ferguson (62). Sementara Mourinho baru berusia 49 tahun.

Well, pada akhirnya jutaan manusia menunggu strategi cerdik apa yang akan dipertontonkan dua pelatih kesohor di muka bumi ini. Tantangan besar berada di pundak Mancini dan Morinho, salah strategi taruhannya adalah jabatan dan reputasi.(Tribunnews.com/cen)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook