Lini Belakang Timnas Indonesia Dinilai Kurang Koordinasi

BOLA.NET - Penampilan kurang meyakinkan yang ditunjukkan barisan belakang Timnas Indonesia, mendapat sorotan khusus dari Suhatman Imam. Direktur Teknik Semen Padang ini menyebut benteng pertahanan Skuad Garuda masih perlu diperbaiki.

"Koordinasi di antara para pemain bertahan Timnas Indonesia masih kurang. Karena kurang koordinasi ini, para pemain Semen Padang mudah untuk menembusnya," tutur Suhatman, pada Bola.net, mengomentari penampilan barisan belakang Timnas Indonesia dalam laga melawan Semen Padang, beberapa waktu lalu.

"Di babak kedua saja, karena kurangnya koordinasi itu, Semen Padang paling tidak bisa memiliki tiga peluang emas," sambung sosok yang mengantarkan Semen Padang menjadi kampiun Indonesian Premier League musim lalu tersebut.

Sementara itu, kelemahan yang masih menghantui lini belakang timnas ini juga tak lepas dari penilaian Nil Maizar. Pelatih Timnas Indonesia ini mengaku bakal segera melakukan evaluasi terhadap cara anak asuhnya membendung serbuan lawan.

"Cara para pemain dalam menjaga pergerakan pemain lawan akan kita evaluasi. Masalah ini datang ketika mereka tidak menempel ketat pemain lawan," tegasnya.

Sebelumnya, dalam laga uji coba melawan Semen Padang, Timnas Indonesia, yang diproyeksikan untuk turun di ajang Pra Piala Asia, harus menelan kekalahan. Pada laga yang dihelat di Stadion Baharoedin Siregar Lubuk Pakam, Kamis (24/01), Skuad Garuda kalah dengan skor 2-3. (den/mac)

Ayo dukung terus nofollowsepakbola Indonesia bersama nofollowBola.net: berita sepakbola, nofollowjadwal, nofollowhasil, dan nofollowklasemen.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook