Laga Gersik vs Arema Ricuh, Tiga Orang Tewas

TEMPO.CO, Jakarta -Laga Gresik United melawan Arema, Kamis, 7 September 2013, kemarin berujung ricuh. Namun Jumat 8 September 2013 dini hari ini situasi berangsur kondusif. Tiga orang dikabarkan tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka dalam kejadian ini.

Data sementara menyebutkan dua Aremania tewas, tujuh orang sekarat, tujuh bus kocar-kacir, satu sepeda motor dibakar dan ratusan luka-luka. Dari kubu Bonek, satu orang tewas atas nama Erik Setiawan, delapan orang terluka. Namun, informasi yang ada masih simpang siur karena belum ada keterangan resmi tentang jumlah korban.

Kericuhan bermula dari tewasnya seorang Bonek suporter Persebaya Eric Setiawan di Jl. Wahidin depan Kantor Pertanian, Gresik. Eric diduga menjadi korban salah sasaran massa beratribut Aremania. Insiden ini pun memicu kemarahan Bonek. 

Menurut Koordinator Bonek liar Bram Oky, sejumlah Bonek berencana menghadang rombongan Aremania di tol arah Malang. Namun kerusuhan terjadi di akhir pertandingan. Massa Bonek melakukan sweeping di tol, mencari kendaraan berplat nomor N ataupun massa beratribut Aremania. Sehingga polisi harus menutup akses jalan tol dan melarang kendaraan arah Mojokerto dan Malang melintasinya.

AGITA SUKMA LISTYANTI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook