Juara Dunia 1958, Dapat Bonus 2013


OLEH    DONNY AFRONI

Setelah puluhan tahun berlalu, pemerintah Brasil akhirnya memberikan bonus serta uang pensiun kepada tim Samba yang menjadi juara pada Piala Dunia pada 1958, 1962, dan 1970.

Menteri olahraga Brasil Aldo Rebelo mengungkapkan, sedikitnya 54 orang yang masih hidup saat ini berhal mendapatkan bonus 100 ribu reais (US$49.100), dan juga akan menerima uang pensiun 3.916 reais setiap bulannya.

Rebelo menyatakan, pemberian bonus dan pensiun itu sebagai 'sikap keadilan', karena dianggap telah membantu perkembangan persepakbolaan Brasil, sehingga menjadi tim papan atas dunia saat ini.

“Menurut saya, publik Brasil mengakui utang kita kepada para atlet kami,” ujar Rebelo dilansir Reuters.

“Ini sangat pantas, mengingat sepakbola di era mereka tidak menawarkan gaji dan sponsorship besar seperti yang diterima para pemain sekarang. Para atlet itu hampir seperti seniman, dan pemerintah tidak bisa membayangkan orang-orang yang telah mengangkat nama negara akan melalui masa sulit.”

Namun satu pemain sudah menolak pemberian bonus tersebut, dan mengatakan, di era 50 dan 60-an, para pesepakbola sudah menerima gaji lebih tinggi dibandingkan para pekerja pada umumnya di saat itu.

“Saat itu, kami menerima penghargaan yang layak usai meraih gelar juara,” ujar striker Brasil di Piala Dunia 1970 Tostao yang kini menjadi kolumnis di suratkabar Folha de Sao Paulo.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook