The Jakmania Nilai Ada Konspirasi Penjegalan Bepe di Persija

BOLA.NET - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013, Persija Jakarta memang tidak lagi diperkuat pemain pilarnya Bambang Pamungkas. Pemain yang menempati posisi penyerang tersebut, dikabarkan tidak mencapai kesepakatan nilai kontrak dengan manajemen klub berjuluk Macam Kemayoran.

Padahal, Bepe- begitu sapaannya- sudah membela Persija tercatat sejak tahun 1999. Bersama Elie Aiboy, Bepe juga sempat berseragam salah satu klub Malaysia, FC Selangor, merebut treble winners, yakni Malaysia Premier League, FA Cup, Malaysia Cup pada tahun 2005. Setelah itu, Bepe kembali bermain untuk Persija hingga musim 2011/2012.

Kenyataan tersebut, membuat The Jakmania murung lantaran tidak lagi menyaksikan sang ikon berlaga. Lebih dari itu, The Jakmania ternyata menuding ada skenario besar di balik tidak bergabungnya pemain kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 tersebut.

"Bepe seolah dimakzulkan. Sebab, alasan krisis keuangan yang dialami manajemen Persija, bukanlah yang utama. Namun, ada oknum yang mengintervensi manajemen Persija untuk tidak memperpanjang kontrak Bepe. Padahal, manajemen pernah berjanji akan mengamankan kontrak Bepe hingga 2014," ujar Wakil Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto.

Richard memang tidak mengungkapkan secara gamblang identitas oknum tersebut. Misalnya saja, apakah oknum tersebut berasal PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator ISL, Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang dipimpin La Nyalla Mahmud Matalitti ataupun pihak lainnya.

Hanya saja, Richard mengatakan, hal tersebut terkait keputusan Bepe untuk memperkuat tim nasional Indonesia di ajang Piala AFF 2012 lalu.

Alhasil, manajemen klub pimpinan Ferry Paulus tersebut, tidak mendaftarkan Bepe dalam skuad Persija Jakarta di kompetisi ISL musim 2013. Selain Bepe, terdapat Leo Saputra dan kiper Andritany Ardhiyasa yang tidak didaftarkan menjadi skuad Macan Kemayoran hingga batas waktu pendaftaran pemain ke PT LI pada Jumat, 18 Januari 2013.

"Kami memang menduganya ke arah situ. Sebenarnya, ini tidak aneh karena mudah ditebak. Konflik sepakbola nasional, berimbas kepada pemain. Konflik antara PSSI dan KPSI semakin menjadi-jadi. Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dialami Bepe. Manajemen Persija seharusnya dapat melindungi pemain," tegasnya.

"Apalagi, manajemen Persija memang pernah mengultimatum Bepe ketika Timnas menjalani laga uji coba lawan Valencia pada Juli lalu. Namun, Bepe tidak bergeming dan tetap memilih Timnas hingga akhirnya tampil di ajang Piala AFF 2012," imbuhnya.

Debut Bepe di Timnas, dimulai ketika tampil di laga uji coba lawan Lituania pada 17 Juli 1999. Dari 84 kali penampilan di Timnas, pencetak gol terbanyak di Piala Tiger tahun 2000, pemain terbaik Copa Indonesia tahun 2008, pencetak gol terbanyak Liga Indonesia tahun 2000, pemain terbaik Liga Indonesia tahun 2001, membawa Persija juara Liga Indonesia tahun 2001 tersebut, sudah mengoleksi 38 gol.

Dari total jumlah tersebut, 12 gol di antaranya dicetak pada ajang Piala AFF. Alhasil, Bepe tercatat sebagai lima pencetak gol terbanyak di ajang yang telah dimulai sejak 1966 tersebut. (esa/dzi)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook