FOKUS: Lima Pemain Yang Perlu Dibeli Arsenal Pada Bursa Transfer Januari 2013


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti Adhe Makayasa di twitter

Menghuni posisi empat besar di Liga Primer namun terpaut poin yang begitu jauh dengan pimpinan sementara, Manchester United, mau tak mau harus dijadikan sinyal warning bagi Arsenal untuk segera berbenah.

Sebagai salah satu klub yag cukup disegani di Inggris, Arsenal sering kali tampil tidak konsisten. Tercatat, The Gunners acap kali kecolongan saat bermain melawan tim-tim yang relatif kecil.

Dalam hal ini, ada beberapa posisi di skuat asuhan Arsene Wenger yang kiranya perlu dilapis, ataupun perlu untuk diganti. Berikut ini GOAL.com Indonesia coba memaparkan pemain-pemain yang kiranya harus dibeli Arsenal pada bursa transfer Januari.


Sudah sejak lama Arsenal butuh kiper berpengalaman. Seperti diketahui, semenjak era David Seaman pada medio 2000an, The Gunners praktis kerap gonta-ganti sosok pemain yang berada di bawah mistar.

Manajer Arsene Wenger pun sudah coba untuk memainkan kiper-kiper lain semacam Jenas Lehmann, Manuel Almunia, Lukasz Fabianski, Wojciech Szczesny sampai Vito Manonne.

Dalam hal ini, dari sekian nama tersebut, mungkin yang paling bisa diandalkan hanyalah Lehmann. Akan tetapi, mengingat yang bersangkutan telah pensiun, tim Meriam London lantas melakukan spekulasi dengan memainkan kiper yang sering kali berbuat blunder.

Almunia, Szczesny, hingga Fabianski terkenal akan kecerobohannya. Untuk kasus Almunia, ia bahkan terpaksa pindah karena dicap gagal menunjukkan kapabilitasnya.

Dan untuk mengatasi permasalahan yang ada, Wenger kini harus menengok kepada penjaga gawang Liverpool Pepe Reina. Menurut statistik, Reina sendiri mampu untuk tidak kebobolan di lebih dari 120 laga sejak bergabung dengan The Reds.

Istimewanya, pria berkepala plontos itu selalu bisa menjamin timnya untuk tidak kebobolan di 10 pertandingan lebih--tiap musimnya, yang tertinggi pernah ia catat pada 2005/06 dan 2008/09 sebanyak 20 clean sheets.

Kini, semua terserah Wenger untuk memaksa klub guna mengeluarkan koceknya. Banderol sebesar 16 juta kiranya tidak terlalu sulit untuk dikeluarkan tim se-stabil Arsenal.


Arsenal kini harus mulai serius dalam membeli pemain, terutama di posisi bek kiri. Dalam hal ini, Wenger praktis hanya memiliki Andre Santos yang main untuk week in – week out, bergantian dengan Kieran Gibbs.

Celakanya, manajer asal Prancis itu terlihat membeli Santos dari Fenerbahce seperti sebuah perjudian. Seperti diketahui, Santos, 29, adalah solusi instan Wenger ketika ia ditinggal bek kiri andalan macam Gael Clichy ke Manchester City.

Menurut pandangan, Santos di beberapa laga musim ini kerap bermain di bawah performa. Sebagai contoh saat ia bermain melawan Manchester United di Old Trafford, crossing-nya ke dalam kotak penalti acap kali tidak tepat sasaran dan bahkan dengan mudah dijinakkan pemain lawan.

Berbicara mengenai solusi, tentu ada banyak pemain di posisi tersebut yang bisa dilirik Wenger di bursa transfer musim dingin, salah satunya adalah bek kiri Everton Leighton Baines.

Untuk urusan satu ini, the professor harus mulai memikirkan Baines yang performanya terbilang brilian. Selain handal dalam meberi umpan, bek yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik di Inggris itu juga mahir dalam melakukan free-kick, sebuah paket komplet seharga €19 juta!


Untuk solusi lini belakang yang sering ditambal sulam, Arsenal harus coba melirik pemuda Jerman bertinggi 192 cm ini, Mats Hummels. Di usia yang masih 24 tahun, Hummels adalah pilihan terhebat The Gunners untuk lini sentral.

Berbanderol mahal €24 juta, bek milik Borussia Dortmund itu pantas untuk mengisi satu posisi yang kini diperebutkan Per Mertesacker, Thomas Vermaelen, Laurent Koscielny hingga Sebastien Squillaci.

Seperti diketahui, seorang Vermaelen yang menjabat sebagai kapten bahkan tak mampu mengelak dari sebuah blunder, juga Mertesacker, Koscielny, hingga Squillaci sekalipun.

Tengok saat tim Gudang Peluru dibuat tak berdaya oleh seorang Michu asal Swansea City di laga kandang. Dua gol yang dibuat oleh gelandang serang Spanyol itu bisa dibilang akibat kesalahan dan kecerobohan nyata!

Meski telah memiliki begitu banyak bek, namun kiranya satu orang lagi bisa dijejalkan ke dalam skuat. Untuk itu, Wenger harus pintar-pintar membeli pemain di bursa transfer.

Dalam kasus ini, Hummels yang masih berusia muda tampaknya bisa dipertimbangkan. Lebih dari itu, bek andalan timnas Jerman itu juga berperan sebagai aktor penting dalam kesuksesan Dortmund saat meraih dua gelar juara Bundesliga.

Akan tetapi, semua harapan itu bisa saja terganjal oleh tekad Jurgen Klopp yang ingin mempertahankan salah satu aset paling berharganya. Dengan kelolosan Die Borussen ke babak 16 besar Liga Champions, kecil kemungkinan Hummels bakal pindah di bursa transfer musim dingin.


Kehilangan pemain sekelas Alex Song yang pindah ke Barcelona pada musim panas lalu jelas menimbulkan lubang besar di lini tengah Arsenal. Meski masih bisa dilapis oleh Mikel Arteta yang terlihat sanggup mengisinya, tak pelak The Gunners harus memberi partner bagi pemain asal Spanyol itu.

Untuk yang satu ini, tim asal London itu bisa menengok sebuah opsi pada diri gelandang milik Everton Marouane Fellaini. Dan jika Arsenal mampu memboyong yang bersangkutan, maka beban Arteta akan sedikit berkurang.

Seperti yang diketahui, Arteta dan Fellaini bukanlah duet baru. Pasalnya, Arteta yang pernah bermain di Everton kerap bahu-membahu dengan pria kribo itu sewaktu masih di Goodison Park.

Di musim ini, kehadiran Fellaini begitu berharga bagi kubu The Toffees. Posisi mereka yang stabil di papan atas tak bisa dihindarkan dari peran pemuda berusia 25 tahun itu.

Berbanderol seharaga €20 juta, kemungkinan Fellaini untuk pindah jelas ada. Dalam suatu waktu, ia pernah menyatakan bakal hengkang suatu hari nanti. Akan tetapi, hal itu belumlah pasti jika tidak ada klub yang menawarkan nominal kepada Everton.


Masa depan yang tak pasti dari seorang Theo Walcott tentu membawa kecemasan tersendiri bagi Arsene Wenger. Dan hingga saat ini, Walcott masih saja menunda perpanjangan kontraknya dengan The Gunners.

Seperti diketahui, Walcott yang kerjasamanya berakhir di musim panas merupakan salah satu sosok sentral. Performanya yang gemilang belakangan ini tentu akan jadi kehilangan besar jika ia lepas secara gratis.

Untuk itu, Wenger harus mulai mencari seorang wonderkid lainnya. Kiranya, pemain seperti Wilfried Zaha pantas ia lirik karena dia memiliki skill di atas rata-rata, jika dibandingkan dengan pemain lain yang berada di Liga Championship Inggris.

Di usia yang masih 20 tahun, Zaha bahkan sudah terpanggil masuk ke dalam tim nasional Inggris. Hal itu semakin menegaskan betapa hebatnya potensi yang dimiliki pemuda kelahiran Pantai Gading itu.

Jika mempelajari permainannya di salah satu laman penyedia video, Zaha memiliki berbagai kelebihan. Sama seperti Walcott, Zaha terbilang gesit, pandai mengelabuhi lawan, cepat dan mampu mencetak gol.

Harganya yang hanya 3,5 juta euro tampaknya bukan suatu ganjalan bagi Arsenal. Akan tetapi, niatan mereka untuk memboyong Zaha dalam waktu dekat bakal mendapat tentangan dari sang pemilik, Crystal Palace.

Seperti diketahui, Palace sendiri tengah memperjuangkan tekad mereka untuk kembali ke Liga Primer. Untuk saat ini, Palace menghuni peringkat tiga dari 24 tim yang ada, dan kemungkinan mereka promosi juga terbuka lebar sehingga mengecilkan niat Arsenal untuk sementara.

 

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook