Final Piala AFF U-19 Pecahkan Rekor Penonton Televisi

BOLA.NET - Keberhasilan Skuat Timnas U-19 Indonesia tak hanya menghapus dahaga gelar pecinta sepak bola Indonesia, tetapi juga menorehkan sejarah baru. Jumlah penonton televisi pada laga puncak Piala AFF U-19 saat Indonesia menyingkirkan Vietnam itu lebih melebihi setengah populasi penonton televisi Indonesia saat ini.

Hal itu dikemukakan Sport Produser MNC TV Bona Ventura. Menurut Bona, bila dibandingkan dengan laga pertandingan sepanjang Piala AFF U-19, pertandingan final itu adalah rekor terbanyak dengan jumlah penonton di atas 50 persen populasi penonton televisi di Indonesia saat itu.

"Final kemarin adalah jumlah tertinggi dalam keseluruhan laga Piala AFF U-19," ucap Bona seperti dilansir merdeka.com.

Menurut Bona, peningkatan jumlah penonton laga itu karena emosi penonton terus terjaga dalam setiap laga yang dilakoni Timnas U-19. Selain itu ketertarikan penduduk untuk terus menonton Timnas, menurut Bona, karena permainan Timnas yang bagus dalam setiap laga.

"Emosi penonton dari awal terus naik, kemudian ketertarikan masih terjaga, progres bagus meski sempat kalah dalam fase grup dari Vietnam dan seri dengan Malaysia. Jadi itu yang membuat orang masih mau menunggu laga Timnas hingga final," ujar Bona lebih lanjut.

Selain itu, Bona menuturkan, jumlah penonton laga Timnas U-19 juga dipengaruhi kaitan emosi dengan tim yang dilawan. Dia mencontohkan, saat Timnas Indonesia melawan Malaysia jumlah penontonnya mencapai sepertiga populasi penonton televisi di Indonesia. Sedangkan saat melawan Thailand masih di bawah saat melawan Malaysia.

Dari segi target program, menurut Bona, jumlah penonton itu sudah melebihi target yang dipatok.

"Yang lebih penting dari target program, Indonesia menorehkan sejarah baru sebagai juara, setelah paceklik gelar selama 22 tahun," pungkas Bona. (mdk/mac)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook