Capello: Messi Harus Dikawal Dua Pemain

TEMPO.CO, Rusia - Pelatih tim nasional Rusia, Fabio Capello, tidak sependapat dengan saran Silvio Berlusconi kepada Massimiliano Allegri, yang meminta pelatih AC Milan itu untuk menyuruh satu pemainnya mengawal penyerang Barcelona, Lionel Messi. Menurut dia, strategi itu tidak akan mematikan Messi.

"Berlusconi seperti pelatih saja," tutur Capello sembari tersenyum, kepada Rusia CT, Selasa, 19 Februari 2013. "Yang Anda perlukan untuk menjaga Messi adalah dua pemain, bukan satu." Milan akan menjamu Barcelona di San Siro, dalam babak 16 besar Liga Champions, Kamis nanti, 21 Februari 2013.

Bila dua pemain mengawal Messi, ujar Capello, ada kemungkinan pemain internasional Argentina itu tidak bisa berkutik. Meski begitu, Capello menambahkan, Il Diavolo Rosso tetap harus mewaspadai pemain Barcelona yang lain. "Barcelona punya pemain hebat lainnya," ucap bekas nahkoda timnas Inggris itu.

Capello memprediksikan, peluang Milan untuk mengalahkan Barcelona cukup kecil. Pasalnya, klub raksasa Seri-A Liga Italia ini kalah kualitas dengan tim asal Spanyol itu. "Untuk saat ini, ada banyak perbedaan antara Milan dengan Barcelona. Dan, Barcelona dengan tim lainnya," kata pria berpaspor Italia ini.

Menurut Capello, Milan bisa saja menumbangkan tim arahan Tito Vilanova itu, asalkan dinaungi oleh Dewi Keberuntungan. "Untuk mengalahkan Barcelona, Milan memerlukan sedikit keberuntungan," ujar juru taktik yang telah mempersembahkan sepuluh gelar juara di semua kompetisi berbeda buat Milan itu.

FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE


Kehebatan Lionel Messi:


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook