Bulu Tangkis Incar Juara Umum SEA Games 2013

TEMPO.CO, Jakarta - Cabang olahraga andalan Indonesia, bulu tangkis, diharapkan kembali menjadi juara umum pada SEA Games ke-27 di Myanmar, Desember 2013 mendatang. Kepala Sub Bidang Humas dan Social Media Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI), Ricky Subagdja, menyatakan hal itu setelah SEA Games Council Meeting memutuskan tetap mempertandingkan cabang ini.

Pertemuan SEA Games Council Meeting, yang berlangsung , di Naypyidaw, Myanmar,  28-29 Januari 2013, memang memutuskan tetap menyertakan bulu tangkis dalam daftar cabang yang akan dipertandingkan Desember nanti. Tapi cabang tenis, yang juga jadi andalan Indonesia, dipastikan dicoret dari pesta olahraga negara Asia Tenggara itu.

Ricky menyambut positif putusan itu. »Dengan demikian Indonesia berpeluang mendapatkan (tambahan) emas,” kata Ricky, Rabu, 30 Januari 2013. Ricky mengatakan, dirinya sudah mendapatkan kabar ini kemarin malam, namun belum mendapat surat resmi dari Komite Olimpiade Indonesia, yang beberapa pengurusnya hadir dalam SEA Games Council Meeting tersebut.

Menurut Ricky, semua atlet di pemusatan latihan nasional (pelatnas) PB PBSI di Cipayung pada dasarnya sudah siap mengikuti SEA Games. »Tapi siapa saja yang akan turun belum ditentukan dan kami belum mendaftarkannya ke satlak prima,” ujarnya. Ricky mengatakan, pihaknya akan memetakan dulu nomor-nomor mana saja yang berpeluang untuk mendapatkan medali emas di SEA Games.

Sebelumnya, kabar beredar bahwa cabang bulu tangkis akan dicoret oleh tuan rumah Myanmar. Namun, setelah diperjuangkan di SEA Games Council Meeting kemarin, cabang yang belum pernah absen di SEA Games ini akhirnya diputuskan untuk dipertandingkan.

Pada SEA Games 2011 yang berlangsung di Jakarta-Palembang lalu, tim bulu tangkis menyumbang lima dari tujuh medali emas dalam cabang olahraga tepok bulu itu. Emas-emas itu diraih di nomor tunggal putra oleh Simon Santoso, ganda putra oleh Bona Septano/Muhammad Ahsan, ganda putri oleh Agustine Anneke Feinya/Maheswari Nitya Krishinda, ganda campuran oleh Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, dan tim beregu putra.

Dalam SEA Games itu, all Indonesian final terjadi di beberapa nomor, di antaranya, ganda putra, di mana Bona/Ahsan bertemu dengan Markis Kido/Hendra Setiawan dan ganda putri, di mana Anneke/Nitya bertemu Marissa Vita-Melati Nadya. Di nomor ganda putri, Adriyanti Firdasari gagal menyumbang emas setelah kalah atas pebulu tangkis Singapura, Fu Ming Tan.

GADI MAKITAN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook