Berlusconi Menyesal Lepas Pirlo

TEMPO.CO, Milan - Penyesalan selalu datang terlambat. Itulah yang sedang dirasakan oleh Presiden AC Milan Silvio Berlusconi. Mantan Perdana Menteri Italia ini mengaku menyesal telah melepas Andrea Pirlo ke Juventus pada jendela transfer musim panas 2011 lalu.

"Saya seharusnya tidak membiarkan Pirlo pergi," kata Berlusconi kepada Sport Mediaset, Selasa, 19 Februari 2013. Pirlo berlabuh ke Juventus dengan status bebas transfer. Di musim pertamanya, Pirlo langsung mempersembahkan gelar juara Seri-A Liga Italia.

Semenjak kepergian Pirlo, Milan kehilangan sosok pengatur serangan. Milan pun baru bisa mendapatkan pengganti Pirlo pada musim panas lalu. Mereka menggaet Riccardo Montolivo dari Fiorentina. "Sekarang kami memiliki Montolivo," ucap Berlusconi.

Namun, kehadiran Montolivo belum dirasa cukup oleh Berlusconi. Pria yang dijuluki The Knight ini berencana mendatangkan pemain Paris Saint-Germain, Marco Veratti. "Sehubungan masa depan, kami tertarik kepada Marco Veratti," tutur Berlusconi.

Veratti digadang-gadang sebagai penerus Pirlo karena gaya bermainnya mirip dengan bekas pemain Inter Milan itu. Mantan pemain Pescara ini juga bermain di posisi yang serupa dengan Pirlo, gelandang bertahan. Juventus pun dikabarkan tertarik kepada Veratti.

Kamis nanti, 21 Februari 2013, Milan akan menjamu Barcelona di San Siro dalam lanjutan Liga Champions. Di leg pertama babak 16 besar ini, Berlusconi menyatakan, satu pemain Milan akan menempel ketat Lionel Messi. "Muntari atau Flamini akan menjaga Messi."

FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE

Baca Juga:

ICW: Suswono Tinggal Menunggu Giliran

Ruhut: Jangan Samakan Aku dengan Ulil

Menteri Suswono Dicecar KPK Soal Pertemuan Medan

Menteri Keuangan Buka-bukaan Kasus Hambalang

PKS Keberatan Anak Hilmi Dicekal 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook