Beda Guru, Beda Jurus di Pencak Silat

Ditulis oleh: Aditya

Perpaduan olahraga dan seni ini kental dengan aroma tenaga dalam dan jurus-jurus.

Deden Suhendi, guru pencak silat dari perguruan Kujang Pusaka, Bandung, menjelaskan tentang beragam jurus dalam pencak silat. Banyaknya diperkirakan sama dengan jumlah perguruan silat di Indonesia yang lebih dari 800 perguruan.

Bahkan pada satu perguruan saja seperti Persaudaraan Setia Hati memiliki sekitar 36 jurus. Bahkan Tapak Suci yang berada di bawah organisasi Muhammadiyah, memiliki 8 jurus. Pada umumnya setiap perguruan yang melahirkan jurus pencak silat, merupakan ramuan dari beberapa aliran. 

Ambil contoh Perisai Diri. Perguruan pencak silat ini, kabarnya merupakan ramuan lebih  dari 150 aliran silat di Tanah Air.

“Memang banyak sekali jurus maupun aliran dalam pencak silat. Namun biasanya yang mainstream ada di Cimande, Cikalong, Sabandar, Madi, Kari,” jelasnya.

Selain itu ada juga yang berafiliasi dengan organisasi massa seperti Tapak Suci dengan Muhammadiyah atau Nahdlatul Ulama memiliki Pagar Nusa.

Indro Catur, pelatih pencak silat dari Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI mengamini penjelasan Deden. ”Kalau mau dihitung ada banyak sekali jurus dalam pencak silat,” katanya.

Namun soal aliaran secara umum bisa dibagi menjadi empat jenis: pencak silat olah raga, pencak silat spiritual, pencak silat bela diri, serta pencak silat seni.

Selain jurus dan aliran yang ada dalam pencak silat, Deden juga menjelaskan ada istilah-istilah yang terdapat pada pencak silat. Istilah muncul tergantung dari organisasinya. “Kami dari Padjajaran Sunda juga punya istilah sendiri. Misalkan Panghulu itu artinya ketua, Bareusa itu artinya siswa, dan Teurat itu artinya sekretaris, “ jelasnya.

Kendati demikian, ada istilah umum dalam pencak silat yang lazim digunakan. Misalnya kuda-kuda yang merujuk pada langkah-langkah dan bertumpu pada kekuatan kaki.

Kemudian ada kembangan. Ini merujuk pada gerakan tangan dan sikap tubuh sambil memperhatikan gerak lawan. Tujuannya, mengantisipasi serangan, sekaligus mencari peluang menyerang lawan.

Selain itu ada langkah. Ini juga istilah umum yang dikenal dalam pencak silat. Penggunaan langkah merupakan ciri khas dari silat. Karena itu dalam permainan silat yang baik dan benar, langkah lurus, langkah samping dan langkah serong menjadi penting. Secara teknik, langkah digunakan dalam bentuk angkat, geser, seser, serta lompat.

Kemudian ada jurus. Para pesilat berlatih dengan jurus-jurus yang merupakan rangkaian gerak dasar pada bagian tubuh, baik atas maupun bawah. Kombinasi gerakan ini merupakan jurus yang harus dikuasai oleh para pesilat.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.