Balotelli Tak Punya Masa Depan di City  

TEMPO.CO, Manchester - Mantan gelandang Manchester City, Dietmar Hamann, meyakini karier Mario Balotelli telah habis setelah bekas pemain Inter Milan itu beradu fisik dengan manajernya, Roberto Mancini. "Saya tidak melihat dia punya masa depan di klub," katanya kepada BBC, Jumat, 4 Januari 2012.

Insiden itu terjadi ketika City tengah melakukan sesi latihan sore di Carrington, kemarin. Ketika itu, Scott Sinclair tengah menggiring bola, Balotelli menjegal bekas winger Swansea City itu dengan sangat kasar. Sontak saja, kejadian itu membuat Mancini naik pitam. Keduanya lalu beradu fisik.

Dengan kejadian itu, tentu semakin memperjelas masa depan Balotelli di City. Besar kemungkinan, The Citizens akan melepas pemuda berusia 22 tahun itu pada jendela transfer Januari ini. Sejauh ini, AC Milan yang secara terang-terangan tertarik menggunakan jasa Balotelli.

Hamann pun mendesak City untuk melepas Balotelli. Sebab, ulah pemain depan yang dijuluki Super Mario itu telah mencoreng nama besar The Citizens. "Cerita-cerita ini telah pergi ke seluruh penjuru dunia," ujarnya. "Pertama dan yang terutama, manajer harus membuat keputusan."

Sejak bergabung dengan City dari Inter Milan pada 2010 lalu, pemain berkewarganegaraan Italia keturunan Ghana itu memang kerap membuat masalah, baik di dalam maupun luar lapangan. Misalnya, berkelahi dengan rekan setimnya, melanggar jam malam, dan doyan berpesta.

Sport Mole | Singgih Soares Tonce

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook