Arsenal Tak Risaukan Ancaman Sanksi Indonesia


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Setelah 30 tahun, Arsenal kembali mengunjungi Indonesia dalam rangka persiapan pramusim, Juli mendatang.

Kunjungan terakhir dilakukan Arsenal ketika dijamu Niac Mitra di Surabaya, Jawa Timur, 16 Juni 1983. Ketika itu secara mengejutkan Kenny Sansom dkk. dibekuk Niac Mitra 2-0 melalui sumbangan gol Fandi Ahmad dan Joko Malis. Kini, Arsenal akan menghadapi Indonesia Selection di Jakarta.

"Selamat datang kepada Arsenal. Setelah 30 tahun, ini merupakan langkah besar," imbuh sekjen PSSI Halim Mahfudz dalam konferensi pers, Selasa (29/1) pagi.

"Ini merupakan indikasi kuat kepercayaan Arsenal kepada Indonesia. Kami menyambut baik kepercayaan seperti ini, apalagi di tengah kondisi PSSI yang dibikin carut-marut. [Pihak] Luar negeri saja percaya, kenapa yang dalam negeri belum?"

Muncul kekhawatiran batalnya agenda ini karena sanksi FIFA menanti Indonesia, Maret mendatang, jika sejumlah masalah tidak segera diselesaikan. Namun, Arsenal percaya penuh pada kemampuan PSSI.

"Saya sangat percaya pada kemampuan PSSI dalam menyelesaikan masalahnya," tukas Chief Comercial Officer Tom Fox menjawab pertanyaan wartawan.

Jawaban ini ditimpali Hary Tanoesoedibjo yang berjanji tim Indonesia Selection akan diperkuat para pemain terbaik.

"Tim Indonesia Selection akan diperkuat para pemain terbaik Indonesia yang terdiri dari gabungan pemain IPL dan ISL. Saya akan coba memfasilitasi supaya ini dapat terjadi," pungkasnya.

Arsenal dijadwalkan tiba di Jakarta pada 11 Juli dan melakukan sejumlah kegiatan sebelum bertanding antara 13 atau 14 Juli.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola Inggris di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Primer Inggris lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Inggris.
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo Indonesia di Facebook