48 Anak Lolos Seleksi Timnas U-12

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sekitar 48 anak lolos terseleksi oleh PSSI untuk berlaga di timnas Indonesia U-12. Dari jumlah itu, 18 anak di antaranya bakal diterbangkan ke Osaka, Jepang untuk mengikuti pelatihan dan sejumlah pertandingan pada Juni 2012 mendatang.

PSSI memilih sejumlah skuat Garuda muda tersebut secara terbuka, dari Ahad, (4/3) kemarin. Sebelumnya, komite sepakbola Indonesia ini menyeleksi sekitar 800 anak dari sekolah sepak bola (SSB) se-Indonesia. Namun hingga kini, Selasa (6/3), tercatat sebanyak 48 anak yang telah lolos secara kemampuan untuk ikut berpartisipasi membela timnas U-12 berlaga ke Negeri Sakura.

Manajer timnas U-12, Zuchli Imran Putra mengatakan, dari 48 anak lolos, PSSI masih akan menyeleksi sekitar 30 orang untuk benar-benar berkompeten membela timnas U-12. Akan tetapi, proses penyeleksiannya tidak seputar unjuk kemampuan atau bermain bola. Melainkan akan diseleksi melalui psikotes, kesehatan, dan data-data kependudukan. "Jika terbukti bukan berusia 12 tahun, maka kami terpaksa harus mengeluarkan," katanya kepada Republika, usai penyeleksian di Lapangan C, Senayan, Jakarta.

Menurut Zuchli, dalam proses penyeleksian berikutnya akan sangat ketat karena jika terbukti umur lebih dari satu hari saja, pihaknya bakal mengeluarkan dari skua sementara. Meski begitu, bagi mereka yang tidak lolos dalam tahap lanjutan bukan berarti mereka bakal tidak bergabung dengan timnas. Mereka masih diberi kesempatan untuk bergabung di timnas usia berikutnya. "Mereka akan dimasukan ke timnas U-14," ujarnya.

Zuchli menambahkan, jika sudah terpilih 30 orang, pihaknya bakal menyeleksi sekitar 18 orang yang bakal ikut berpartisipasi ke Jepang. Di sana, kata dia, 18 pemain skuat u-12 akan bertanding melawan timnas muda Jepang dan mengikuti sejumlah pembelajaran.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.