Tontowi-Liliyana Berhasil Melalui Laga Ketat

Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran unggulan keempat Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir menghadapi ujian berat pada pertandingan putaran pertama mereka dalam turnamen All England saat mendapat perlawanan ketat dari pasangan Malaysia Ong Jian Guo-Lim Yin Loo.

Tontowi-Liliyana bangkit dari kekalahan pada game pertama untuk meraih kemenangan 18-21, 21-8, 21-19 atas pasangan yang belum mempunyai peringkat itu di National Indoor Arena, Birmingham, Kamis dini hari.

Sempat memimpin 11-6 pada game pertama, pasangan peringkat empat Tontowi-Liliyana terkejar hingga lawan unggul 20-14 sebelum membukukan kemenangan.

Game kedua sepenuhnya milik pasangan Indonesia yang meraih sembilan poin beruntun sebelum memaksakan digelarnya game penentuan dengan merebut game tersebut 21-8.

Game penentuan berlangsung ketat ketika kedua pasangan bermain imbang hingga kedudukan 19-19 sebelum pasangan Indonesia merebut dua poin terakhir untuk memenangi pertandingan.

"Pada penampilan awal ini kami belum enak mainnya," ujar Liliyana mengenai pertandingan selama 53 menit tersebut.

Pada putaran kedua Tontowi-Liliyana akan melawan salah satu di antara pasangan He Hanbin-Bao Yixin dari China atau ganda Jerman Michale Fuchs-Birgit Michels yang bertanding belakangan.

Sebelumnya, ganda putra peringkat tujuh dunia Bona Septano-Mohammad Ahsan mengalahkan pasangan Amerika Serikat, juara dunia 2005 Tony Gunawan-Howard Bach 21-19, 17-21, 21-14 untuk maju ke babak 16 besar.

Pasangan tersebut selanjutnya akan melawan ganda Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif-Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari yang menyisihkan pasangan Jerman Michael Fuchs-Oliver Roth 21-19, 21-11.

"Yang jelas kami tidak boleh lengah. Karena mereka pasangan bagus," ujar Bona usai pertandingan.

"Saya optimis bisa menang, tetapi tidak boleh menganggap remeh jadi harus tetap waspada," kata adik juara Olimpiade Markis Kido tersebut mengenai ganda Malaysia yang pernah dipecah itu.

Kedua pasangan pernah bertemu dua kali dan berbagi kemenangan masing-masing satu dengan sukses terakhir diperoleh pasangan Indonesia pada Jepang Super Series 2008.

Sementara itu, pasangan Alvent Yulianto-Hendra Aprida Gunawan gagal memanfaatkan keunggulan mereka pada game pertama untuk meraih kemenangan. Pasangan peringkat 10 dunia itu kalah oleh ganda tuan rumah Inggris Andrew Ellis-Chris Adcock 21-13, 17-21, 13-21. (tp)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Menurut Anda, berapa lama laga final Liga Champions pada 26 Mei 2013 dinihari waktu Indonesia?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat