TRIBUNNEWS.COM - Thiago Silva mengaku kepergiannya ke Paris Saint-Germain bukanlah keinginannya. Sesungguhnya dia ingin bertahan lama bersama AC Milan. Karena itu dia setuju memperpanjang kontrak dengan I Rossoneri pada bulan lalu.
Namun nasib berkata lain. AC Milan memutuskan melepas Thiago Silva ke PSG dengan nilai transfer 42 juta euro. Keinginan bertahan di AC Milan pun kandas. Meski begitu, dia tetap menyambut gembira petualangan baru bersama Les Parisiens.
"Aku senang dengan transfer ini, tapi sangat sedih harus mengucapkan perpisahan dengan AC Milan," ucap Thiago Silva. "Aku punya pengalaman emosional di klub itu. Klub yang mendedikasikan diri untuk pemain dan skuad. Aku berutang banyak kepada mereka."
"Transferku ke Paris bukan diputuskan olehku. Seratus persen bukan. Bahkan aku baru saja memperpanjang kontrak. Orang yang memahami sepak bola mungkin mengerti situasi sulit ini. Ambisiku sebenarnya tidak untuk meninggalkan AC Milan. Aku tak pindah ke PSG karena uang. Aku bukan mata duitan, dan aku minta maaf kepada fans Milan," imbuh dia.
Nasib sudah menjadi bubur. Thiago Silva kini resmi berseragam PSG. Dia pun siap menyambut petualangan baru di bawah asuhan Pelatih Carlo Ancelotti.
Leonardo dan Carlo Ancelotti meneleponku, dan aku sangat menghargai mereka. Proyek mereka membuatku bersemangat. Seperti yang dikatakan Zlatan Ibrahimovic, mereka sedang membangun tim. Aku ingin membangun sejarah bersama tim ini," ucapnya.


