TEMPO.CO, Montreal - Petenis putri peringkat enam dunia, Petra Kvitova, meraih gelar pertamanya musim ini. Kvitova menjuarai WTA Montreal setelah menumbangkan Lina 7-5, 2-6, 6-3, di Uniprix Stadium, Kanada, Selasa, 14 Agustus 2012.
Kesuksesan ini, menurut Kvitova, adalah awal yang baik untuk memulai turnamen Amerika Serikat Terbuka. "Ini adalah hasil yang bagus di Montreal," tutur petenis asal Republik Cek itu. "Ini adalah persiapan yang luar biasa."
Kvitova berharap hasil bagus di turnamen ini bakal berlanjut ke Amerika Serikat Terbuka. "Saya telah memainkan beberapa pertandingan yang baik di sini," ujar juara Grand Slam Wimbledon tahun lalu itu. "Saya berharap dapat melanjutkan hal ini."
Duel antara Kvitova dan Li Na berlangsung menarik. Pada set pertama, Kvitova sempat tertinggal 1-3 dari Li Na. Namun, dengan kekuatan pukulan forehand, Kvitova mampu membalikkan keadaaan dan memenangkan set tersebut.
Di set kedua, performa apik Kvitova tidak berlanjut. Kvitova tak mampu membendung permainan impresif Li Na sehingga menyerah 2-6. Tapi, di set penentuan, Kvitova kembali menemukan sentuhan terbaiknya dan menutupnya dengan kemenangan.
Kvitova mengatakan tidaklah mudah mengalahkan Li Na. Sebab, Li Na merupakan salah satu petenis terbaik di dunia. "Saya tahu dia adalah seorang pejuang besar," tutur petenis berusia 22 tahun itu. "Saya menyadari bahwa akan sulit untuk memenangkan set ketiga."
Li Na mengatakan dia memang layak menerima kekalahan di laga pamungkas ini. Pasalnya, ia merasa bermain buruk, terutama dalam bertahan. "Hari ini, mungkin saya bermain hanya 70 persen, seperti saat bertahan," ujar petenis berpaspor Cina itu.
Dengan kemenangan ini, Kvitova berhak meraih hadiah sebesar US$ 350 ribu atau sebesar Rp 34 miliar dan peringkatnya naik satu tingkat ke nomor lima. Sedangkan Li Na mengantongi pundi-pundi uang senilai Rp 17 miliar dan menempati urutan ke sembilan dunia.
ESPN | SINGGIH SOARES TONCE
Biro Pemain Argentina Cari Pesepakbola Muda NTT
Persipura Siap Sumbang Pemain Untuk Timnas
Wenger Pastikan Van Persie Bertahan
Peluang Juventus Gaet Llorente Kian Terbuka Lebar
Lawan Argentina, Jerman Tak Diperkuat Neuer
Tahun Depan, Guardiola Latih Milan?
Podolski: Tidak Mudah Cetak Gol ke Bekas Klub
Usai Piala Dunia 2014, Klose Putuskan Pensiun


