Cardiff (AFP/ANTARA) - Striker Uruguay Luis Suarez mengecam fans yang berteriak mengejeknya saat timnya kalah 0-1 dari Inggris Raya di Olimpiade, dan mengklaim itu adalah indikasi bahwa mereka takut kepadanya.
Bintang Liverpool tersebut marah karena kerumunan penonton di Stadium Millennium mengejek lagu kebangsaan Uruguay pada awal pertandinga di mana akhirnya timnya tersingkir dari turnamen pada putaran pertama.
"Saya pikir mereka mengejek saya dan mereka mengejek saya di sini karena mereka takut menghadapi pemain seperti saya," kata Suarez.
"Mereka takut terhadap saya, tapi itu tidak mempengaruhi saya. Saya sedih karena kami kalah dan kami pulang. Kami semua punya mimpi dan itu adalah memenangkan medali emas di sini."
"Saya dapat menerima cemoohan itu. Saya tidak keberatan. Tapi saya pikir itu menunjukkan tidak adanya rasa hormat dari kerumunan yang meneriakkan 'boo' ketika kami menyanyikan lagu kebangsaan kami. Saya pikir hal-hal semacam itu seharusnya tidak terjadi."
Kapten tim nasional, Suarez, adalah target cemoohan sepanjang turnamen dan dicemooh di Wembley, Stadion Millenium, serta Old Trafford.
Dia telah menjadi target setelah insiden terkenal dengan bek Manchester United Patrice Evra dalam pertandingan Liga Premier yang membuatnya dijatuhi larangan delapan pertandingan dan denda.
"Saya bosan dengan situasi ini bersama Luis," kata rekan setimnya Sebastian Coates, yang bermain dengan Suarez di Liverpool.
"Saya pikir ini sudah terlalu jauh dan saya tidak ingin melihat dia diperlakukan seperti ini."
"Saya tahu orang seperti apa dia dan saya pikir cemoohan yang ia dapat sangat tidak adil. Dia tahu semua rekan tim dan seluruh negara sepenuhnya mendukungnya dan saya pikir penggemar di sini tidak boleh mengganggunya." (nm/jk)

