Greysia/Meiliana Gagal ke Final

Greysia Polii/Meiliana Jauhari (AFP/Bay Ismoyo)


Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Meilianan Jauhari harus mengubur mimpinya maju ke final Djarum Indonesia Open Super Series 2012. Greysia/Meilana menyerah di tangan ganda Cina, Tian Qing/Zhao Yunlei, 16-21, 21-17, 19-21.

Bertanding di bawah dukungan ribuan penonton yang memadati Istora Senayan, Sabtu (16/6/2012), Greysia/Meiliana memulai dengan baik dan unggul di awal set pertama. Namun ganda Cina yang jadi lawannya menyamakan skor di posisi 6-6 dan kemudian pertandingan berjalanan ketat hingga poin 13-13.Setelah titik itu, permainan Greysia/Meilianan menurun. Akibatnya, Zhao/Tian yang merupakan unggulan kedua di turnamen ini melaju tak terkejar dan menutup set pembuka ini dengan skor 21-16.

Di set kedua, Greysia/Meilana tampil lebih baik ketimbang lawannya. Pasangan non-unggulan itu sempat memimpin 10-6 dan lawan mencoba mengejar, tetapi mereka berhasil menahan laju lawan sebelum menutup set kedua dengan 21-17 dan memaksakan set ketiga.

Asa Greysia/Meiliana untuk maju ke final tampak tipis ketika di set ketiga mereka tertinggal 6-11. Greysia/Meiliana yang tidak diunggulkan sempat menyamakan skor jadi 13-13, tetapi Zhao/Tian menjauh lagi jadi 20-17. Greysia/Meiliana menambah dua angka lagi tetapi pertandingan akhirnya berakhir 21-19 untuk keunggulan pasangan Cina.

Usai pertandingan, Greysia dan Meiliana mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan ini. “Saya bersyukur dengan apapun hasil hari ini. Kami sudah memberikan yang terbaik,” kata Meiliana.
Greysia juga senang dengan performanya yang baru saja pulih dari cedera bahu. “Saya bersyukur dengan penampilan saya setelah cedera. Yang paling sulit memang mengalahkan diri sendiri,” ujar pemain berusia 24 tahun tersebut.

Di set ketiga, Greysia sempat terlihat emosional ketika Zhao berusaha memperlambat permainan dengan meminta pergantian shuttlecock dan wasit pun mengizinkan. “Yah, itu salah satu trik pemain Cina. Kita sebagai pemain kalau wasit bilang begitu harus mematuhi. Ini pelajaran penting buat kita,” kata Greysia.
Nomor ganda putri dipastikan akan jadi milik Cina karena satu tempat di final lainnya jadi milik unggulan pertama Wang Xiaoli/Yu Yang yang di semi final pertama mengalahkan rekan senegaranya Bao Yixin/Zhong Qianxin, 21-10, 21-13.

Kejutan terjadi ketika unggulan pertama tunggal putri, Wang Yihan, takluk oleh sesama pemain Cina, Li Xuerui, dalam dua set langsung, 17-21, 14-21.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Menurut Anda, berapa lama laga final Liga Champions pada 26 Mei 2013 dinihari waktu Indonesia?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat