Moskow (AFP/ANTARA) - Pemain yang menjuarai Piala Dunia bersama Brazil, Roberto Carlos telah resmi pensiun dari dunia sepak bola, ungkap manajer klub Rusia Anzhi Makhachkala, di mana ia kini bermain.
Pemain berusia 39 tahun itu adalah salah satu pemain paling mahal di Liga Premier Rusia ketika ia bergabung pada Februari 2011, tetapi belum pernah bermain sejak Maret tahun ini.
Manajer tim Guus Hiddink mengonfirmasi pensiunnya bek kiri tersebut dalam sebuah konferensi pers di Moskow, Rabu.
"Roberto adalah seorang pemain sepak bola kelas dunia. Sayangnya, ia tidak lagi bermain. Karier setiap pemain pasti berakhir," katanya, menurut transkrip dalam bahasa Rusia di situs resmi Anzhi, fc-anji.ru.
"Namun, Roberto sekarang sepenuhnya terlibat dalam pengembangan Anzhi. Saya yakin dia akan memberikan kontribusi pada pertumbuhan tidak hanya bagi klub di Dagestan tapi juga keseluruhan sepak bola Rusia."
Carlos memulai karier profesionalnya pada 1991 di Uniao Sao Joao, bermain untuk Palmeiras sebelum pindah ke Eropa dengan klub Inter Milan pada 1995. Dia kemudian bermain untuk Real Madrid tahun berikutnya, dan merumput di klub raksasa Spanyol sampai 2007.
Sebelum bergabung dengan Anzhi, ia bermain untuk klub Turki Fenerbahce dan Corinthians di Brazil.
Carlos mencatat 125 pertandingan internasional untuk Brazil, bermain di tiga Piala Dunia, termasuk kekalahan tim di final 1998 dari Prancis, pada 2000 dan saat menjadi juara pada 2002 di Jepang dan Korea Selatan. Dia juga terlibat dalam dua kali kemenangan Copa America.
Dalam sepak bola dalam negeri, ia dua kali memenangkan kejuaraan Brazil dengan Palmeiras sementara di Real Madrid ia memenangkan empat gelar Spanyol serta tiga gelar Liga Champions.
Dikenal dengan kecepatan dan kemampuan mengeksekusi tendangan bebas, Carlos terutama akan diingat saat mengeksekusi "tembakan pisang" menakjubkan melawan Prancis pada 1997, di mana ia mencetak gol melalui tendangan bebas kaki kiri yang tampaknya jauh melebar namun kemudian bola berbelok. (nm/jk)

