TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) memanggil satu orang wasit dan satu orang asisten wasit Indonesia untuk memimpin pertandingan di Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy di Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam, yaitu Oky Dwi Putra Sanjaya asal Jabar untuk wasit, asistennya Edo Wiradana asal Sumatera Barat.
Namun demikian, karena wasit Oky Dwi Putra Sanjaya telah diskors selama tiga tahun oleh PSSI akibat memimpin pertandingan di kompetisi yang tak resmi, yakni Indonesia Super League (ISL) maka namanya dicoret oleh AFC. Jadi Indonesia atau PSSI mengusulkan supaya diganti oleh Faulur Rossi asal Aceh, tetapi nama Faulur Rossi ditolak oleh AFC karena tidak bisa digantikan oleh wasit dari negara yang sama.
Berarti hanya Edo Wiradana saja yang aktif di Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy Tanggal 23 Februari hingga 9 Maret 2012.
Juru Bicara PSSI Eddi Elison menyatakan sangat disayangkan wasit yang telah dipilih oleh AFC namun harus dicoret lantaran wasit tersebut memimpin pertandingan di kompetisi ISL yang bukan kompetisi resmi PSSI.
"Padahal, wasit-wasit Indonesia sangat jarang memimpin internasional di luar negeri," ujarnya.
Indonesia di turnamen tersebut mengirim Timnas U-21 asuhan pelatih Widodo C Putro dan Lestiadi.


4 komentar