Persebaya DU Pecat Freddy Muli

Karir pelatih Freddy Muli kembali putus di tengah jalan. Mantan pelatih Persegres Gresik ini dipecat manajemen Persebaya Divisi Utama (DU). Ini sebagai buntut dari kekalahan telak Persebaya DU dari Barito Putra di babak delapan besar PT Liga Indonesia. Persebaya kalah 5-1 pada pertandingan yang digelar di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (26/6).

Keputusan soal Freddy disampaikan langsung oleh manajer tim Persebaya, Haris Purwoko, usai pertandingan lawan PS Barito. Freddy Mulli membenarkan hal itu, hanya ia menegaskan dirinya tidak mengundurkan diri. Tapi, tambahnya, manajemen lah yang memecatnya.

“Siapa bilang saya mengundurkan diri, saya dipecat kok. Sekitar jam 12 malam manajemen memecat saya,” katanya kepada GOAL.com Indonesia.

Freddy menyatakan, Keputusan itu diambil Diar Kusuma Putra, dirut PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB), tapi yang menyampaikan adalah manajer tim, Haris Purwoko.

“Saya dipecat murni karena kekalahan kemarin (lawan Barito). Sebab hubungan saya dengan pemain maupun manajemen. Saya terima dengan legowo meski pun sebenarnya saya kaget,” tambahnya.

“Ini risiko seorang pelatih. Saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa mengapa Persebaya bisa kalah setelak itu. Saya pun sangat kecewa dan sedih. Sebuah kegagalan memang harus ada penganggung jawabnya,” uangkapnya. 

Sebagai pengganti, asisten pelatih Yusuf Ekodono akan memimpin Cucu Hidayat dan kawan-kawan menghadapi laga kedua dan ketiga versus PS Sumbawa Barat dan tuan rumah PSIM Yogyakarta.

“Semoga kinerja Persebaya justru lebih baik saat dipegang oleh asisten pelatih,” pungkas Freddy.

Dengan begitu, Yusuf Ekodono langsung dipaksa duduk dibangku panas. Bagaimana tidak, PSIM bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan oleh Persebaya. Dalam dua pertemuan, Persebaya dipaksa bermain imbang. (gk-31)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Siapa pemenang Liga Champions 2013?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat