Carlsbad, Kalifornia (AFP/ANTARA) - Petenis Olimpiade Amerika Serikat, Varvara Lepchenko, mengalahkan unggulan kedelapan dari Afrika Selatan Chanelle Scheepers 6-4, 6-2 Rabu dan maju ke perempat final untuk ketiga kalinya musim ini pada turnamen lapangan tanah keras WTA di Carlsbad, Kalifornia.
Lepchenko, peringkat ke-44 dunia, yang akan bergabung dengan Venus dan Serena Williams plus saingannya di Carlsbad, Christina McHale, akan terbang ke London minggu depan untuk mengikuti turnamen tenis Olimpiade pada 28 Juli mendatang.
Pada pertandingan Rabu, ia tidak pernah mengalami masalah pada pertandingan yang berlangsung kurang dari 90 menit.
Lepchenko maju ke perempatfinal musim ini di Memphis pada Februari dan pada Madrid Masters, Mei, ketika ia kalah atas Agnieszka
Radwanska.
Petenis Amerika itu mematikan servis Scheepers tiga kali dan melaju setelah lawannya dari Afrika Selatan itu mengembalikan bola ke bagian belakang lapangan.
Lepchenko selanjutnya akan bertemu dengan unggulan keempat Nadia Petrova dari Rusia atau petenis dari Amerika, Alexa Glatch.
Petenis kualifikasi dari Taiwan Chan Yung-Jan mengalahkan petenis Inggris Heather Watson 6-3, 7-6 (7/2).
Chan, peringkat 161 dunia, akan mendapat cobaan lagi ketika Jumat berhadapan dengan unggulan keempat Jelena Jankovic, mantan petenis nomor satu dari Serbia, atau lawan petenis Hungaria, Melinda Czink.
Chan memenangi set awal setelah bertanding 40 menit, mematikan bola Watson pada game terakhir, ketika pemain Inggris itu, yang gagal meraih angka dari tujuh "break point", tetap bertahan dengan melancarkan servis.
Pada set kedua, enam pematahan servis terjadi pada laga yang akhirnya berlangsung dengan "tiebreak". Chan memimpin 5-2 sampai akhirnya melancarkan pukulan voli menyilang untuk meraih kemenangannya.
"Pertandingan amat berat karena kami bermain amat solid," kata Chan, "Cuaca panas dan membuat laga sulit secara fisik."
Unggulan utama dari Prancis Marion Bartoli akan mengawali permainanya dengan mendapat "bye" putaran pertama dan pada putaran kedua melawan petenis Amerika, Vania King.(rr)


