Pemain Arema ISL Hampir Mogok Latihan

Jelang lawan Gresik United, kondisi internal Arema ISL sedikit terganggu setelah di latihan rutin pada Selasa (26/06) kemarin, pemain hampir melakukan aksi mogok.

Sesuai jadwal yang ada, Herman Dzumafo dkk seharusnya berlatih di lapangan Abdurrahman Saleh Pakis mulai pukul 15.00 WIB. Tapi di waktu yang telah ditentukan hanya tim pelatih dan ofisial tim yang datang dan tak ada pemain sekali.

Mengetahui tak ada pemain yang datang membuat manajer Arema ISL Sunavip Ra Indrata, asisten pelatih Joko Susilo dan Kuncoro langsung menghubungi pemain melalui telepon seluler. Hasilnya, satu per satu pemain datang ke lapangan pukul 16.00 WIB dengan kendaraan pribadi masing-masing.

Sebelum pemain datang, sempat beredar kabar jika aksi itu merupakan bentuk protes terhadap manajemen terkait keterlambatan gaji. Setelah dikonfimasi, manajer tim Arema ISL Sunavip Ra Indrata menjelaskan jika sebelum latihan beberapa pemain sempat protes menuntut gajinya agar segera dicairkan.

"Pemain ingin gajinya di bayar penuh sekarang," jelasnya.

Sementara itu, pelatih Arema ISL Suharno tak ingin berkomentar tentang masalah tersebut karena ia hanya mengurus masalah teknis saja.

"Yang jelas kalau saya misal ada pemain terlambat tetap harus dihukum," ujarnya singkat.

Di sisi lain, kapten Arema ISL Herman Dzumafo tak ingin berkomentar banyak tentang kejadian Selasa ini. Ia hanya menegaskan tak ada aksi mogok.

"Tak ada mogok," kata pemain asal Kamerun ini.

Namun saat ditanya apakah urusan pembayaran gaji sudah beres, Dzumafo enggan menjawab dan langsung meninggalkan lokasi latihan. (onn/mia)


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Siapa pemenang Liga Champions 2013?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat