Liputan6.com, Amerika Serikat: Dani Pedrosa mengaku lega setelah nyaris jatuh pada balapan GP Amerika Serikat di sirkuit Laguna Seca. Pedrosa akhirnya finis di podium ketiga pada balapan tersebut.
Di awal balapan, Pedrosa bersaing sengit dengan rekan satu timnya Casey Stoner, dan pebalap Yamaha Jorge Lorenzo. Sejurus setelah Stoner melewatinya, Pedrosa terus tertinggal dengan dua pebalap di depannya dan finis dengan jarak tujuh detik dari sang pemenang, Jorge Lorenzo. Pedrosa sendiri sempat nyaris jatuh saat berada di belakang Stoner.
"Saya tidak ingat tepatnya kapan, saya mengalami momen yang sulit. Saya kehilangan cengkraman ban belakang dan hampir terjatuh. Saya kehilangan banyak grip. Saya mencoba untuk kembali sebanyak dua atau tiga kali, saya hampir kehilangan grip depan dan hampir berada di lantai (terjatuh). Saya beruntung untuk tidak terjatuh dan dapat menyelesaikan balapan," kata Pedrosa.
Pedrosa mengatakan ia tidak nyaman dengan pilihan ban manapun untuk digunakan pada balapan itu. Ia menggunakan ban belakang berkompon keras, tidak seperti rekan satu tim-nya Casey Stoner yang memenangkan balapan kali ini.
"Ini merupakan balapan yang aneh. Saya tidak puas dengan ban apa pun. Yang kompon lunak terlalu lunak dan yang keras tidak memiliki daya cengkram. Saya memilih ban yang saya rasakan lebih baik dan saya cukup yakin dengan pilihan saya," tambah juara dunia 250cc tahun 2004 dan 2005 itu.
Dari hasil ini, Pedrosa tetap berada di posisi kedua kelasemen pebalap sementara, dengan 23 poin di belakang Lorenzo. (autosport/BEN/ARI)


