Islamabad (AFP/ANTARA) - Pakistan mengatakan pada Rabu, bahwa mereka akan menuntut surat kabar Inggris, yang mengklaim telah menemukan penipuan visa yang dapat menyebabkan teroris berpotensi memasuki Perkampungan Atlet.
Tabloid the Sun mengatakan pihaknya telah mendapati bahwa banyak politisi di kota Lahore mendapat akses untuk pergi ke Olimpiade London, sebagai bagian dari kontingen Pakistan, dengan membayar 10.000 dolar.
Pada Rabu, kabinet Pakistan "memberi catatan keras" terhadap artikel tersebut, di mana Menteri Informasi, Qamar Zaman Kaira, mengatakan kepada para pewarta di Islamabad, "propaganda kotor telah dilancarkan terhadap Pakistan."
"Kabinet memerintahkan NADRA (Otoritas Registrasi Database Nasional) untuk melayangkan tuntutan pencemaran nama baik (terhadap tabloid itu), setelah berkonsultasi dengan kementrian hukum," tambah Kaira.
Ia juga menyerang tabloid itu, yang merupakan harian dengan oplah penjualan terbesar di Inggris, "tidak memiliki reputasi yang bagus."
Ketua kontingen Pakistan, Aqil Shah juga menolak klaim The Sun pada awal pekan ini.
The Sun mengatakan pewarta mereka yang menyamar telah ditawari kesempatan untuk masuk sebagai anggota resmi kontingen Pakistan, dengan visa dua bulan.
Kontingen Pakistan yang berkekuatan 39 orang - minus Shah - sudah berada di London, dan terdiri dari 23 atlet dan 16 ofisial. (jk)


