TRIBUNNEWS.COM - Petinju Filipina, Manny Pacquiao akhirnya memilih Timothy Bradley dari Amerika Serikat sebagai calon lawan yang akan dihadapinya pada pertarungan yang akan digelar di MGM Grand Garden Arena, Minggu (10/6/2012) mendatang.
Hal itu karena Floyd Mayweather Jr tak pernah mau setuju untuk meladeni pertarungan melawan dirinya.
Pacquiao dan Bradley hadir dalam promo awal duel tersebut di Las Vegas. Kedua petinju menyempatkan untuk mengikuti sesi foto bersama. Dalam jumpa pers, kedua petinju sama-sama saling memberikan pujian.
"Saya sebenarnya bersedia bertarung melawan Mayweather, tapi saya ingin bertarung melawan orang yang sangat bersemangat untuk bertarung melawan saya. Timothy Bradley adalah petinju yang tangguh dan pukulannya keras. Dia petinju hebat, jadi ini sebuah tantangan menarik bertarung melawan orang seperti dia," kata petinju berjuluk Pacman itu.
Pacquiao memiliki rekor tarung (54-3-2, 38 kali menang KO) sedangkan Bradley adalah petinju yang tak pernah merasakan kalah dengan memiliki rekor (28-0, 12 kali menang KO). "Sangat menarik bertarung dengan petinju yang tak terkalahkan dan dia tak gentar kehilangan rekor mulus tanpa kekalahan yang disandangnya saat ini," kata pelatih Pacquiao, Freddie Roach.
Bradley pun balas memuji Pacquiao di kesempatan tersebut meski dikemas dengan bahasa yang diplomatis. "Pacquiao mungkin telah menjadi petinju terbaik dalam sejarah tinju. Dia memiliki kepribadian yang menarik, orang yang baik. Tapi Pacquiao sangat lama jadi juara, saya merasa seperti jadi petinju baru menghadapi pertandingan ini," kata Bradley.
Usai acara promo pertarungan, Pacquiao menyempatkan bertemu dengan bintang basket NBA keturunan Asia, Jeremy Lin. "Jeremy Lin saya bangga sebagai orang dari Asia. Kami sangat bangga dengan dia, pertahankan performa yang bagus," katanya. (Tribunnews/mba)


2 komentar