Nastja Ceh Masih Belum Terima Dapat Kartu Merah

Gelandang PSMS Medan Nastja Ceh tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kartu merah pada pertandingan kontra Persib di Stadion Teladan, 17 Juni lalu. Pemain timnas Slovenia ini masih meradang atas kekeliruan wasit Yandri yang memimpin laga yang berakhir 3-2 untuk PSMS.

"Saya masih menunggu keputusan Badan Liga. Jika orang di sana [Badan Liga] punya mata, yang menonton kembali video pertandingan, mereka bisa lihat dan tahu apa yang sebenarnya. Saya dihukum atas apa yang tidak saya lakukan," ujarnya saat diwawancarai GOAL.com Indonesia di Hotel Danau Toba.

Pemain berusia 34 tahun tersebut menyatakan, kalau dirinya harus absen lawan Pelita Jaya, Sabtu (23/6), maka itu tidak bisa diterima.

"Jika peraturan itu tetap seperti itu [kartu merah tak dibatalkan]. Ini benar-benar gila. Jika yang saya melakukan kesalahan, saya terima dihukum berapa partai pun. Saya yang menenangkan pemain saat itu [menit 90] karena semua tampak seperti pengadil di lapangan. Saya yang membantu Marcio [Souza] bangkit, malah saya yang dikartu merah. Orang Persib juga tahu bukan saya yang salah. Saya tidak terima," ungkapnya.

Pemain bernomor punggung 33 ini menegaskan tak peduli jika Yandri dihukum atas keputusannya salah. "Saya tak peduli wasitnya dihukum. Saya hanya mau main lawan Pelita. Pertandingan itu penting buat tim. Saya akan memperjuangkan untuk main. Saya tidak salah, kartu merah itu salah," tegasnya.

CE0 PSMS Idris menambahkan, pihaknya sudah berusaha memperotes keputusan wasit. Namun, peluang untuk keputusan untuk berubah sangat tipis. "Sangat tipis untuk berubah. Karena keputusan wasit soal kartu tak bisa diubah. Tapi, manajemen tetap protes soal keputusan kemarin, tapi lebih kepada sanksi untuk perangkat pertandingan.  Dia [Yandri] harus menerima hukuman.  Karena ini juga mempermalukan korps wasit," tukasnya.

Sementara itu, caretaker pelatih kepala PSMS Suharto AD mengatakan dirinya harus memutar strategi lebih keras lagi. Pasalnya, selain kehilangan Nastja Ceh, PSMS juga harus tampil tanpa gelandang Anton Samba. Lini tengah PSMS akan timpang tanpa Ceh dan Anton Samba, dan lini depan praktis kembali hanya mengandalkan satu striker murni, Osas Saha.

"Ya sangat disayangkan soal Ceh. Karena dia [Ceh] baru kembali dari cedera dan sudah absen di tiga laga di tur Papua. Dia sedang dalam perfoma terbaiknya lagi. Dengan ini, bakal akan ada rotasi. Formasi juga bisa berubah dari 4-4-2 menjadi striker tunggal 4-2-3-1. Tapi, bisa saja kembali ke 4-4-2 dan menduetkan Zulkarnain dan Saha," tuturnya.

"Masih ada waktu untuk rotasi dan pemantapan latihan. Kami berharap bisa mendapatkan hasil yang baik lawan Pelita," pungkasnya (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Siapa pemenang Liga Champions 2013?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat