London (AFP/ANTARA) - Editor tabloid Inggris The Sun, Rupert Murdoch, meminta maaf mengenai bencana stadion sepak bola Hillsborough, pada Rabu, karena mengungkapkan sebuah cerita 23 tahun yang lalu, yang menyalahkan penggemar atas tragedi tersebut.
Kelvin McKenzie mengatakan, ia telah "benar-benar disesatkan" dalam menjalankan sebuah cerita halaman depan dengan judul " The Truth", bersama-sama dengan klaim palsu bahwa pendukung mengambil kantong korban dan mengencingi polisi.
"Hari ini saya menawarkan permintaan maaf sebesar-besarnya dari saya kepada orang-orang dari Liverpool," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan beberapa jam setelah sebuah panel independen menerbitkan sebuah laporan mengungkapkan polisi sangat menutup-nutupi dari tragedi itu.
"Ini telah diambil lebih dari dua dekade, 400.000 dokumen dan dua tahun penyelidikan membuat saya ngeri bahwa itu akan menjadi jauh lebih akurat setelah saya menulis judul "The Lies" dibandingkan "The Truth".
"Saya terbitkan dengan itikad baik dan saya minta maaf bahwa begitu salah."
McKenzie mengatakan bahwa tulisannya berdasarkan cerita pada pengiriman dari kantor berita lokal di Sheffield, kota tempat stadion Hillsborough terletak, yang mengutip seorang perwira polisi senior dan seorang anggota parlemen yang membuat tuduhan.
"Saya sama sekali tidak ada alasan untuk percaya bahwa figur otoritas akan berbohong dan menipu atas terjadinya bencana," katanya. (nm/jk)

