TRIBUNNEWS.COM – Jose Mourinho terkenal dengan gayanya yang detail mempelajari kekuatan calon lawan. Kehadirannya di Stadion Etihad tiga pekan lalu saat Manchester City melawan QPR adalah salah satu cara Mou untuk mengetahui kekuatan lawannya dengan detail.
Dari hasil pengamatan tersebut, pria asal Portugal itu menyimpulkan bahwa City adalah tim yang kuat dalam menyerang dengan materi pemain bagus. Diantara semua pemain City, Carlos Tevez dan Mario Balotelli, yang akan digarisbawahi Mourinho.
"Yang saya ketahui tentang City saat ini adalah bahwa mereka memiliki sejumlah pemain bagus. Saya sebenarnya tidak suka menyebut individu lawan tapi tidak masalah saat ini saya memiliki rasa hormat kepada Tevez," kata Mourinho.
Pantas bila Mourinho menyebut nama penyerang City asal Argentina tersebut. Mantan penyerang Manchester United itu kini jadi mesin gol City bersama rekan satu negaranya, Sergio Aguero, yang diprediksi akan kembali tampil setelah sembuh dari cedera.
Sosok lain yang jadi perhatian Mourinho adalah penyerang bengal City, Balotelli. Penyerang asal Italia itu adalah mantan anak asuh Mourinho di Inter Milan. Pertemuan keduanya juga akan menyita perhatian terkait hubungan mereka yang sempat tidak harmonis.
"Saya juga mengetahui Mario Balotelli sebab kami pernah bersama-sama di Inter Milan sekitar dua tahun. Dia pasti ingin memamerkan sesuatu yang dimilikinya di depanku," ujar The Special One.
Terlepas dari sosok-sosok tersebut, masing-masing tim sama-sama memiliki banyak pemain yang pernah terlibat bentrok. Cristiano Ronaldo, Xabi Alonso, Alvaro Arbeloa, Ricardo Carvalho, Michael Essien, dan Luka Modric adalah pemain Madrid yang pernah merasakan Liga Inggris dan pernah melawan City.
Sementara Aguero, Yaya Toure, David Silva, dan Pablo Zabaleta adalah pemain City yang pernah bermain di kompetisi La Liga Spanyol dan beberapa kali melawan Madrid.(Tribunnews.com/cen)


