Madrid (AFP/ANTARA) - Bintang Barcelona, Lionel Messi, memberi peringatan pada Senin, bahwa serangan balik cepat Real Madrid dapat menjadi ancaman saat kedua rival abadi itu mempersiapkan diri untuk pertandingan Minggu (7/10).
Meski memuji permainan Real, pemain Argentina 25 tahun ini menolak untuk mengomentari pelatih mereka, Jose Mourinho, dengan menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah berbicara dengannya.
"Madrid membunuh anda melalui serangan balik," kata Messi dalam wawancara dengan harian El Pais.
"Mereka memiliki penyerang-penyerang yang sangat cepat dan hubungan antara pertahanan dan serangan hanya memerlukan (waktu) lima detik, dan kemudian gol. Mereka tidak perlu bermain bagus untuk mencetak tiga gol. Mereka memiliki banyak posisi yang sangat bagus untuk para pemain mereka."
Messi mengatakan dirinya merupakan teman dari dua pemain Argentina di tim Real, Gonzalo `El Pipita` Higuain dan Angel di Maria.
"Anda tidak melihat El Pipita dan kemudian ia melepaskan dua tendangan mencetak dua gol," tambahnya.
Bagaimanapun, pemenang tiga kali penghargaan pemain terbaik Eropa itu menolak untuk memberikan opininya perihal Mourinho.
"Saya tidak dapat berkata apa-apa, saya tidak mengenalnya, saya tidak pernah berbicara dengannya," kata Messi. "Saya hanya berkomentar mengenai apa yang dicapainya, yang merupakan banyak hal, banyak gelar. Saya tahu para pemainnya berbicara hal-hal bagus mengenai dia, namun saya tidak mengenalnya."
Barcelona, yang memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan keunggulan delapan poin atas tim peringkat keenam, Real, akan menghadapi rivalnya tersebut di stadion Nou Camp, pada Minggu.
Messi mengatakan dirinya dapat mengingat setiap kemenangan timnya atas Real.
"Mengalahkan Real Madrid adalah hal terbaik karena signifikansinya, mereka adalah tim yang sangat bagus," ucapnya menjelang pertandingan antara dua raksasa Spanyol tersebut yang populer disebut sebagai `El Clasico.`
Penyerang Barcelona tersebut, yang diharapkan akan menjadi seorang ayah pada bulan ini, mengatakan memenangi gelar demi gelar bagi timnya lebih penting daripada rekor-rekor individual seperti mencetak gol terbanyak.
"Saya lebih menginginkan menjadi seseorang yang baik daripada menjadi pesepak bola terbaik di dunia. Lebih dari itu, pada akhirnya ketika semua itu telah usai apa yang anda bawa? Ketika saya pensiun saya ingin dikenang sebagai orang baik. Saya ingin mencetak gol demi gol, namun juga memiliki teman di antara orang-orang yang bermain bersamaku."
Messi memuji pelatih baru Barcelona, Tito Vilanova, mantan wakil pelatih yang kemudian dipromosikan ketika Pep Guardiola pergi pada akhir musim lalu.
Vilanova merupakan salah satu orang yang mengorbitkan Messi, saat ia masih melatih tim junior Barcelona, ucapnya.
"Tito merupakan orang pertama yang mendorongku untuk bermain karena saya hanya merupakan pemain pengganti, atau saya bahkan tidak dimainkan, dan ia merupakan seseorang yang lebih atau kurang menempatkan saya di tim pertama pada kategori itu," ucapnya.
Messi mengakui bahwa pemikiran akan menjadi seorang ayah telah mengubah cara pandangnya.
"Anda melihat berbagai hal dengan cara yang berbeda. Anda tidak lagi memikirkan dirimu sendiri. Anda memikirkan dia, mengenai dia agar tidak mendapat masalah di kemudian hari. Ya, ini mengubah berbagai hal, ini mengubah konsep anda terhadap beberapa hal." (jk)


