TEMPO.CO , Jakarta:-Vicente del Bosque hanya membawa tiga penyerang murni ke Piala Eropa 2012: Fernando Torres, Alvaro Negredo, dan Fernando Llorente. Namun, dari empat pertandingan yang sudah dijalani, ketiga penyerang itu hanya mengantongi sedikit jam terbang. Pemicunya adalah kegemaran Del Bosque memasang formasi 4-6-0, menumpuk enam gelandang dengan tujuan menguasai bola lebih banyak.
Sampai sejauh ini, Del Bosque memang masih mempercayakan sejumlah pemain bintang seperti Xavi Hernandez, David Silva, Andres Iniesta, atau Cesc Fabregas sebagai »penguasa” lini tengah dan depan tim Matador. Namun, dalam beberapa kesempatan, para pemain bintang itu mengalami kesulitan akibat penjagaan ketat lawan. Saat itulah sang pelatih membutuhkan rencana cadangan.
Salah satu percobaan Del Bosque yang terbukti sukses dilakukan adalah saat memasukkan Jesus Navas pada laga melawan Kroasia. Dua puluh tujuh menit setelah menggantikan Fernando Torres pada menit ke-61, pemain Sevilla itu mencetak satu-satunya gol kemenangan Spanyol. Spanyol akhirnya keluar sebagai juara Grup C, di atas Italia.
Gol Navas itu memudahkan jalan Spanyol untuk mempertahankan gelar juara. Bila kalah oleh Kroasia, Spanyol ada kemungkinan harus menghadapi Inggris di babak perempat final, dan harus melawan Jerman di semifinal.
Marca, surat kabar Spanyol, menulis peran penting gol Navas. "Navas telah menyelamatkan Spanyol dengan golnya. Tim secara keseluruhan tidak bermain bagus, tapi satu gol di ujung pertandingan telah mengantar kami lolos dari babak grup," demikian salah satu bagian artikel itu.
Pujian memang banyak dialamatkan kepada pemain 26 tahun itu seusai laga melawan Kroasia. Salah satunya dari Ketua Sevilla, Jose Maria del Nido, yang menyebut dia sebagai »sang penyelamat”, merujuk pada nama Jesus yang melekat pada nama Navas.
Sang pemain memilih membagi pujian itu bersama rekan setimnya. "Terima kasih atas pujiannya. Saya hanya memanfaatkan peluang. Iniesta memberi bola yang mudah. Semua terjadi atas kerja sama tim yang luar biasa," katanya.
Navas, asal Andalusia, barangkali akan batal menjadi pahlawan Spanyol. Ia masih belum sembuh dari »homesick” akut yang ia derita. Beruntung, sejak tiga tahun lalu, ia intensif melakukan terapi psikologis untuk menghilangkan kegelisahan jika berada jauh dari rumah.
Walhasil, ia »berhasil” melakukan tur jauh pertama saat masuk rombongan tim nasional Spanyol ke Afrika Selatan pada 2010. "Terapi yang saya jalani secara perlahan sudah mampu menghilangkan kegelisahan saya ketika jauh dari rumah dan keluarga," ujar Navas.
Karier pemain 26 tahun itu memang sempat terhambat akibat »penyakit” rindu rumah akut. Navas pernah meninggalkan pemusatan latihan timnas U-19 Spanyol akibat terlalu lama jauh dengan keluarga. Pemain bertinggi badan 170 cm itu sempat menolak ikut tur pramusim Sevilla ke Amerika Serikat. Ia juga menolak pinangan beberapa klub besar Eropa, seperti Chelsea, Liverpool, atau Arsenal, karena terlalu jauh dari keluarganya di Sevilla. Bahkan, tawaran untuk sekadar pindah kota ke Madrid pun ia tolak dengan alasan yang sama.
Navas dilahirkan dalam keluarga gipsy Spanyol di Los Palacios, Sevilla, pada 21 November 1985. Seperti keluarga gipsy lainnya, mereka terbiasa bersama meski selalu berpindah tempat. Kebiasaan itulah, dikatakan Navas, yang membuat dirinya cukup sulit untuk jauh dari keluarga.
Tak mengherankan jika sampai saat ini Navas baru mengantongi sedikit penampilan bersama timnas senior Spanyol. Ia baru bermain 19 kali bersama tim asuhan Vicente del Bosque itu dan mencetak dua gol. Debutnya bahkan baru terjadi pada 2009 saat dipanggil untuk bermain melawan Argentina dan Austria.
Di Piala Eropa kali ini, ia telah bermain di dua pertandingan Spanyol meski hanya sebagai pemain pengganti, saat melawan Kroasia dan Italia. Bila mengalami kebuntuan saat melawan Portugal, pada laga semifinal, Kamis dinihari nanti, Spanyol mungkin akan kembali berpaling pada Navas, sang juru selamat. L MARCA | MIRROR | THE TELEGRAPH | ARIE FIRDAUS
Biodata
Nama lengkap: Jesus Navas Gonzalez
Tanggal lahir: 21 November 1985
Tempat lahir: Los Palacios, Spanyol
Tinggi: 170 cm
Posisi: Sayap kiri/bek kiri
Klub:
Sevilla (2003-sekarang): 281 laga, 26 gol
Timnas:
2009-sekarang: Spanyol (19 laga, 2 gol)

