TRIBUNNEWS.COM – Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Zlatan Ibrahimovic menilai timnya kalah kelas dibandingkan Porto usai kalah 0-1 di Estadio Do Dragao pada penyisihan grup A Liga Champions, Kamis (4/10/2012) dini hari tadi.
Terbebani dengan ambisi menjadi tim kuat baru di Eropa, PSG seperti belajar bermain sepak bola. Pertandingan baru berjalan tiga menit, Porto sudah menghadirkan ancaman serius bagi gawang PSG yang dikawal Salvatore Sirigu. Bola hasil sontekan James Rodriguez menyambut umpan silang Silvestre Varela mengarah tepat ke dekapan Sirigu.
Porto terus menekan PSG yang baru sekali menang dari lima kunjungan ke Portugal. Joao Moutinho melepaskan tendangan yang menghantam jala samping gawang PSG. Sirigu kembali berjibaku mengamankan gawangnya dari kebobolan. Kiper Italia tersebut sukses menahan sepakan datar Rodriguez. Tandukan Martinez menyambut tendangan bebas Moutinho juga masih melayang tipis di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, PSG kembali ditekan Porto. Martinez nyaris membuka keunggulan namun sepakannya berhasil diblok Mamadou Sakho. PSG seperti tak berkutik ketika melakukan serangan. Peluang terbaik dimiliki PSG ketika tandukan Zlatan Ibrahimovic menyambut umpan Nene masih melebar.
Pertahanan PSG lama-kelamaan tidak sanggup menahan gempuran serangan Porto meski dikomandani bek sekelas Thiago Silva. Pada menit ke-83, James Rodriguez sukses meluluhlantahkan ambisi PSG yang terlalu tinggi. Sepakan melengkungnya menyambut crossing Moutinho sukses merobek jala gawang si klub kaya baru.
Sepanjang pertandingan, Porto sukses mendominasi jalannya pertandingan. PSG yang bermaterikan pemain-pemain bintang seperti Zlatan Ibrahimovic, Thiago Silva, Javier Pastore, Gregory van der Wiel, dan Ezequiel Lavezzi dibuat tak berkutik. Porto, juara Liga Champions 2004 tersebut melepaskan 20 tendangan ke gawang berbanding 6 milik PSG.
“Porto adalah favorit untuk menjuarai grup karena mereka lebih berpengalaman dibandingkan kami,” ucap Ibrahimovic di situs resmi UEFA.
--


